BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung mencatat sebanyak 72 kejadian gempa bumi terjadi di Jawa Barat dan sekitarnya sepanjang Juni 2026.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Edi Wibowo, menjelaskan guncangan terbesar tercatat 3,9 magnitudo, sedangkan yang terkecil 1 magnitudo. Dari total kejadian, 60 gempa berkedalaman kurang dari 60 kilometer, sementara 12 gempa berada di kedalaman 60–300 kilometer. “Sepanjang Juni terdapat lima kali gempa bumi yang dirasakan masyarakat,” ujarnya di Bandung, Selasa (7/7).
Berdasarkan letak hiposenter, terdapat 38 gempa berpusat di laut dan 34 gempa berpusat di darat. Salah satu gempa yang dirasakan terjadi pada Sabtu (6/6) di Kabupaten Cianjur dengan kekuatan 3,5 magnitudo, yang getarannya terasa hingga Sukabumi. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelas Edi.




