Musim Hujan, Sungai Cileles Masih Normal

  • Whatsapp
Suasana sungai Cileles, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole.

CIKOLE – Sepanjang memasuki musim penghujan 2019 dan 2020 ketinggian air sungai tersebut tetap normal dan tidak sampai meluap kepemukiman warga. Sungai Cileles yang merupakan biang banjir di wilayah RT, 06/06, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole terpantau aman.

Berbeda dengan musim hujan tahun lalu, air dari sungai tersebut selalu meluap setiap musim hujan, bahkan sedikitnya 40 rumah yang terdapat diwilayah bantaran sungai selalu kebanjiran. Saat ini warga sekitar bisa sedikit tenang, karena sekalipun hujan deras turun ketinggian air tidak pernah sampai meluap lagi.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah sekarang tidak terlalu khawatir banjir jika turun hujan. Biasanya airnya sampai meluap bahkan genangan sampai setinggi lutut orang dewasa,”kata warga sekitar, Yuningsih, kemarin (7/1).

Yuningsih menjelaskan, kondisi sungai saat ini sudah lebih baik, bahkan saat ini pemerintah setempat baik ketua RT maupun ketua RW selalu sigap mengontrol kondisi sungai, setiap hujan turun petugas penjaga pintu air selalu siaga mengatur volume air.

“Sekarang selalu ada yang jaga, jadi setiap air penuh petugas segera membukanya sehingga airnya teralirkan dan tidak sampai meluap,”imbuhnya.

Ketua RT setempat, Maman Suherman mengungkapkan, Sungai yang menjadi pembatas antara Kelurahan Kebonjati dan Cisarua itu, kini tidak pernah meluap, sebab beberapa bulan yang lalu telah dilakukan pengerukan di dasar sungai Cileles dan pintu airnya sudah diperbaiki.

“Sebelum musim hujan dasar sungai dan sampahnya sudah dikeruk dibantu warga secara gotong royong. Pengerukan mencapai 2,5 meter, “ungkap Maman.

Selain itu, lanjut Maman, pengatur ketinggian dari pintu air sudah berfungsi dan ada penjaga yang sukarela bergantian mengatur volume air. Sebelumnya pintu airnya tidak bisa dibuka, hal itulah penyebab banjir tahun lalu.

“Penjaganya bergantian, setiap hujan turun selalu ada yang mengontrol baik siang ataupun malam,”pungkasnya. (upi/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *