DKP Bentuk Duta Pangan

LAUNCHING : Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, Adi Purnomo dan Ketua FSKSS Kabupaten Sukabumi, Yani Jatnika Marwan foto bersama dengan peserta duta ketahanan pangan pada kegiatan launching duta konsumsi pangan di Aula Baznas Kabupaten Sukabumi, kemarin (19/8).

CISAAT, RADARSUKABUMI.com – Meningkatkan kualitas konsumsi pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi membentuk duta konsumsi pangan. Mereka nantinya akan ikut terlibat dalam mensosialisasikan konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Duta pangan yang sudah saat ini dibentuk terdiri dari sembilan pelajar, sembilan tenaga pendidik dan 12 orang tokoh masyarakat. Pembentukannya diselenggarakan di Aula Baznas Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cisaat, kemarin (19/8).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti puluhan kepala desa, camat dan kepala perangkat daerah. Tujuannya yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang berkualitas melalui peningkatan pemahaman pola konsumsi pangan yang ideal.

Berdasarkan data yang tercatat DKP Kabupaten Sukabumi, saat ini kualitas konsumsi pangan warga di Kabupaten Sukabumi belum ideal. Ini terlihat dari skor pola Pangan Pangan Harapan (PPH) konsumsi pada 2018 lalu yang hanya mencapai angka 76,9. Angka ini, masih dibawah skor PPH Provinsi Jawa Barat 89.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, Dody Achadiyat Somantri mengatakan, keberhasilan pembangunan suatu daerah sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusia daerah itu sendiri. Untuk itu, ketersediaan sumber daya alam yang berlimpah tidak akan memberikan kontribusi yang bernilai tambah, apabila tidak didukung dengan sumber daya manusia yang berdaya saing. “Sebab itu, pembentukan dan launching duta konsumsi pangan ini memiliki peran yang strategis dalam mewujudkan masyakarat yang berkualitas,” jelas Dody saat membuka launching duta konsumsi pangan, kemarin (19/8).

Ia pun mengapresiasi langkah DKP Kabupaten Sukabumi yang telah membentuk dan akan memberdayakan duta konsumsi pangan sebagai jembatan informasi antara pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan masyarakat terkait konsumsi pangan yang ideal. “Data konsumsi pangan diharapkan dapat menjadi agen perubahan bagi lingkungan dan mengingatkan masyarakat untuk mengkonsumsi sayur, buah dan umbi-umbi secara cukup dan mengurangi konsumsi porsi konsumsi karbohidrat,” timpalnya.

Kepala Seksi (Kasi) DKP Kabupaten Sukabumi, Surya Diningrat mengatakan, faktor utama penyebab masih kurangnya kualitas konsumsi pangan, diantaranya pemahaman masyarakat yang masih kurang mengenai pentingnya konsumsi pangan yang ideal Sehingga dampaknya, masyarakat memilih menu makan yang serba instan untuk keluarganya. “Berdasarkan data yang ada, kualitas konsumsi pangan di wilayah Sukabumi Selatan, relatif lebih baik dibandingkan wilayah Sukabumi Utara. Apalagi didukung dengan menjamurnya gerai fast food di wilayah Sukabumi Utara, disamping banyak ibu rumah tangga yang bekerja sebagai buruh di wilayah industri,” jelasnya.

Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi membetuk duta konsumsi pangan untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan yang ideal. “Sementara untuk peserta duta konsumsi pangan terdiri dari kalangan guru sebanyak sembilan orang, pelajar sembilan orang dan tokoh masyarakat 12 orang. Mereka ini, nantinya akan menjadi jembatan antara Dinas Ketahanan Pangan dengan masyarakat ketika mensosialisasikan konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman,” pungkasnya.

 

(Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.