Hergun Semprot OJK Gegara Petaka KSP Indosurya

  • Whatsapp
Heri Gunawan

RADARSUKABUMI.com – Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menyoroti kasus gagal bayar dan dugaan penggelapan dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (KSP-ISP) yang baru-baru ini mencuat ke publik. Yang menjadi pertanyaan politikus Gerindra ini adalah sisi pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pasalnya, jumlah dana nasabah yang dihimpun KSP ISP mencapai lebih dari Rp10 triliun, dan berasal dari belasan ribu nasabahnya dari seluruh tanah air.

Bacaan Lainnya

Mengacu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM), kata Hergun -sapaan Heri Gunawan- seharusnya KSP masuk dalam ranahnya LKM. Meskipun mekanisme atau sistem pengawasan dan pembinaannya juga melibatkan Kementerian Koperasi dan UKM.

“Dalam UU LKM seingat saya, di Pasal 28 menyatakan bahwa pembinaan, pengaturan dan pengawasan LKM dilakukan oleh OJK. Pengawasan tentang LKM ini beberapa kali pernah disuarakan ketika rapat komisi XI dengan OJK periode lalu. tetapi OJK bilang sifatnya masih opsional belum memaksa,” kata Hergun, Minggu (12/4).

Di dalam UU LKM itu, lanjut wakil ketua Fraksi Gerindra DPR ini, OJK pun bisa mendelegasikan tugas-tugasnya kepada Kemenkop UKM atau dinas. Tetapi the ultimate supervisory body-nya tetaplah berada di lembaga yang kini dipimpin Wimboh Santoso.

Apalagi LKM dengan dana pihak ketiga atau nasabah sebesar itu. Mencapai triliunan rupiah. Seharusnya, pengawasannya tetap dilakukan langsung oleh OJK.

“Bisa didelegasikan memang, tetapi ruh dan yang buat aturannya harusnya tetap OJK. Misalnya, LKP/KSP yang aset atau simpanannya sekian miliar harus langsung diawasi OJK,” tegas Hergun.

Kalaupun ada pendelegasian tugas, kata ketua DPP Gerindra ini, seharusnya pengaturan klasifikasinya juga diatur OJK, mana saja yang bisa diawasi pemda, Kemenkop UKM dan atau OJK sendiri.

“Kalau diserahkan semua ke pemda atau Kemenkop UKM bahaya. Dana publik harus dilindungi. Saya pernah menerima pengaduan serupa, OJK malah berkilah bukan menjadi kewenangannya. Sementara pemda juga tidak memiliki instrumen yang memadai untuk penindakan,” jelas legislator asal Sukabumi ini.

Secara khusus, Hergun mempertanyakan penjelasan OJK melalui Juru Bicaranya Sekar Putih Djarot dalam siaran persnya, Minggu (12/4), yang menyatakan bahwa lembaganya tidak mengawasi KSP Indosurya Cipta. Penegasan tersebut menjawab pemberitaan yang mengaitkan OJK dengan permasalahan yang terjadi di KSP tersebut.

Djarot menyatakan bahwa sesuai dengan UU OJK Nomor 21 Tahun 2011 dan memperhatikan UU LKM dan UU Koperasi, maka OJK tidak memberikan izin dan mengawasi KSP Indosurya.

Hal itu menurut Hergun, harus diperjelas. Sebab, jika mengacu ketentuan umum Pasal 1 UU LKM, KSP ISP bisa dikategorikan sebagai LKM karena menghimpun dana masyarakat, dalam dalam bentuk koperasi simpan pinjam.

Kemudian Pasal 9 yang mengatur perizinan, Ayat 1 berbunyi; Sebelum melakukan kegiatan usaha, LKM harus memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam hal pembinaan, pengaturan dan pengawasan, kata Hergun, juga secara eksplisit diatur dalam Pasal 28 ayat 1 sampai ayat 5. Di sana jelas bahwa OJK tidak bisa lepas tangan dalam mengatur dan mengawasi LKM meskipun ada pendelegasian tugas ke pemda maupun pihak ketiga.

“Fungsi OJK itu mengatur, mengawasi dan melindungi. Di mana fungsinya? Setelah kejadian kok malah terkesan cuci tangan. Ini duit Rp10 T bukan uang sedikit, masa tidak terawasi dan terlindungi? Jangan-jangan ada oknum OJK yang terlibat? Itulah kalau OJK hidup dari pungutan industri,” tegas sekretaris Fraksi Gerindra di MPR ini mempertanyakan.

Oleh karena itu, terkait persoalan ini dia juga mendukung pernyataan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang sebelumnya mendesak agar kepolisian segera turun tangan untuk mengusut tuntas dugaan penggelapan dana nasabah di KSP Indosurya Cipta.

“Hal ini penting untuk mengantisipasi agar nasabah jangan sampai kehilangan dananya,” tandas Hergun. (izo/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

38 Komentar

  1. Apakah ada permainan antara OJK dan Owner ???, silahkan audit 5 thn terakhir, audit kemana larinya aset kospin indosurya ?, apalagi dampaknya PHK sepihak karyawan hanya dgn Surat Edaran Bodong ??!!, apakah sekelas Owner dan Petinggi Kospin Indosurya tdk Faham UUK? Atau pura2 BEGO ?,

  2. Tolong dibantu hak kami sebagai karyawan, di PHK sepihak tanpa mendapatkan pesangon sesuai UUK 🙁 kasian karyawan lainnya yg bekerja sudah lama mencari nafkah buat keluarga. Dan kami juga berdoa semoga duit nasabah semuanya dikembalikan oleh INDOSURYA usut tuntas

  3. OJK..??, terkesan menutupi tidak berwenanglah tidak terkaitlah atau …menguap layaknya dana nasabah yg 10T disertai phk para karyawannya yang juga diluar ketentuan berlaku

  4. Halooww…apa kabar OJK..masih berfungsikan anda? Sbg pembina pengatur dan pengawas??
    Haloow juga INDOSURYA ISP Jgj lupa anda punya tanggung jawab bayar pesangon Sesuai UU TK pada karyawan2 yg di PHK sepihak….lucu sih di PHK nya hanya lwwat WA grup…Pe’A

  5. itulah kalau hati seorang sudah berjiwa rakus, dana nasabah pun masuk kantong sendiri, alasan rush buat mengelabui nasabah dan karyawan, karena karyawan juga korban, phk sepihak, tetapi bayarkan hak kami sesuai uu ketenagakerjaan no 13 tahun 2003

  6. Patut diduga ada persengkonglan antara pihak2 superbody dn owner utk memuluskan prakter keuangan yg tdk baik dr Indosurya utk mengeruk keuntungan.
    Bayarkan Hak Karyawan, byr sesuai UUK, jgn lari dr tgjwb dan menjadi Owner seorang PENGECUT.

  7. Semoga kasus koperasi indosurya diusut sampai tuntas biar. karna masak secepat itu perusahaan bilang lg goyang atau bisnis tidak jalan. jd duit nasabah segitu besar kemana. dan karyawan pun korban phk senasional tanpa mengindahkan uu ketenaga kerjaan lewat aplikasi Wa pula memphk dan ditambah status bpjs kesehatan disitu dibuat keluar kemauan sendiri. maka utk itu pluit pun berbunyi kami akan tetap tuntut hak kami yg diphk bayarkan pesangon kami.

  8. usut sampai tuntas aliran dananya Kemana ??! Smpai2 nasabah dan kami karyawan indosurya simpan pinjam diphk massal sepihak tanpa adanya pesangon menjadi korban atas ke zholiman owner INDOSURYA ditengah covid-19 ini. Kami hanya meminta hak-hak kami dibayarkan sesuai dengan UU KETENAGAKERJAAN.
    #IndosuryasimpanpinjamPhksepihak

  9. Kami karyawan ISP yang di PHK Sepihak Massal di tengah Pandemi Covid, mohon pesangonnya dibayarkan sesuai UU Ketenagakerjaan No.13 tahun 2003. Hargai kerja keras kami sbg Karyawan yg sudah loyal dan membesarkan KSP INDOSURYA, Jadilah OWNER yg ADIL dan BERTANGGUNG JAWAB. Mohon segera di tindak lanjutin atas kasus KSP Indosurya ini.

  10. Usut tuntas, Pak …
    Indosurya sudah berlaku dzolim, baik terhadap nasabah dan juga karyawan.
    Kami dukung sepenuhnya pengusutan oleh Komisi IX dan pihak berwajib.
    Masih banyak yg harus diungkap di dalam Indosurya dibalik kedzoliman ini !

  11. Bayarkan hak kami sesuai uu ketenagakerjaan,selama hak kami belum terpenuhi kami akan terus bersuara menuntut hak untuk segera di bayar, jangan kau semena mena wahai owner dan manajemen isp

  12. Tolong usut tuntas kasus KSP Indosurya, kemana uang nasabah yg nilainya triliyunan?dan disaat seperti ini anda memPHK massal sepihak seluruh karyawan,dg memberikan pesangon dg sgt tidak manusiawi, hei owner Indosurya,anda tidak malu mengambil uang org lain dan bangga dg kekayaan hasil dr rampok uang nasabah dan simpanan karyawan? Ingat anda akan dpt balasana atas semua perbuatan anda,kami tuntut anda utk mengembalikan uang nsbh dan membayarkan hak2 kami sesuai uu Ketenagakerjaan

  13. 2xgaji itu bukan kesepakatan. Itu adalah keputusan sepihak yang diklaim sebagai hasil kesepakatan. Buktikan kalo memang itu kesepakatan. Jangan asal ngomong tanpa bukti.
    Hanya orang yg mati hati nuraninya bisa bicara seperti itu.

  14. Untuk pemilik dan manajemen ISP, masih belum terlambat untuk merubah kebijakan anda semua kepada kami dan doa kami yang terbaik untuk anda semua. Namun jika ini diabaikan, ingat anda semua memiliki keluarga yang akan menerima azab dari seluruh keluarga eks karyawan ISP yang anda semua dzalimi saat ini. Sadarlah sebelum semuanya terjadi. Ingatlah selalu, roda kehidupan akan terus berputar.

  15. Kami diphk perusahaan kospin indosurya tentunya ada UU ketenaga kerjaan yg mengatur. Dan BPJS kesehatan juga tidak bisa dong dirubah oleh HRD perusahaan dengan begitu saja jadi keluar kemauan sendiri karna UU BPJS kesehatan phk karyawan juga ada UU nya. jadi kami akan tetap tuntut hak kami karyawan yg diphk kospin Indosurya.

  16. Kehebatanmu tidak akan bertahan lama, semua sudah diatur Tuhan. Jika kehebatan itu sudah dicabut oleh-Nya kamu hanya bisa gigit jari dengan kesombonganmu. Perhatian untuk manajemen dan owner KOSPIN INDOSURYA…

  17. Dear all manajemen dan owner KOSPIN INDOSURYA. Saat ini ribuan orang sedang mendoakan anda semua. Ubahlah doa tersebut menjadi manfaat dan berkah untuk kita semua dengan perubahan kebijakan yang masuk akal dan mengikuti kata nurani. Namun jika tidak, doa itu akan berubah menjadi azab untuk kalian semua. Cepat ataupun lambat…!!!

  18. Sebagai karyawan yang diPHK sepihak, kami hanya menuntut hak kami dibayarkan sesuai dengan ketentuan UU yang berlaku

  19. kami diphk kospin indosurya. tentu kami karyawan tidak akan diam saja. kami tetap akan tuntut hak kami sesuai UU ketenaga kerjaan.1 komando 1 tujuan bayarkan pesangon kami karyawan

  20. Kami (eks karyawan) KOSPIN INDOSURYA, akan menjadi mahluk-mahluk yang paling menakutkan untuk manajemen dan pemilik KOSPIN INDOSURYA sampai kapanpun dan di manapun hingga dipenuhinya hak-hak pesangon kami. Kami akan terus menghantui kalian semua….!!!

  21. Teruntuk manajemen dan pemilik KOSPIN INDOSURYA…Berusahalah untuk menjadi pribadi yang baik. Tapi jika kamu merasa telah baik, tak ada alasan yang memperbolehkanmu untuk sombong.

  22. Untuk manajemen dan pemilik KOSPIN INDOSURYA. STOP KEBOHONGAN, walau kebohongan saat ini menyelamatkanmu tapi itu hanya sementara. Karena sesungguhnya kebohongan akan menghancurkanmu untuk selama lamanya. Sadar sebelum terlambat !!!

  23. Dear manajemen dan pemilik KOSPIN INDOSURYA, tidak perlu mematikan cahaya orang lain hanya untuk membuat dirimu bercahaya. Pribadi yang baik akan selalu bercahaya dimanapun berada.