KOTA SUKABUMI

Dinkes Kota Sukabumi Toreh Sertifikasi Penghargaan

×

Dinkes Kota Sukabumi Toreh Sertifikasi Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Kadinkes Kota Sukabumi
Kadinkes Kota Sukabumi Reni Mutmainah saat memperlihatkan piagam penghargaan.

SUKABUMI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, berhasil menoreh sertifikat penghargaan dari Dinkes Provinsi Jawa Barat atas komitmen dan dedikasinya dalam pelaksanaan pengukuran intervensi serentak pencegahan stunting yang berhasil mencapai 100 persen sasaran.

Kadinkes Kota Sukabumi Reni Mutmainah menjelaskan, dalam rangka percepatan stunting secara nasional terdapat program akselerasi percepatan penanggulangan stunting dengan gerakan serentak pemeriksaan dan validasi data balita seluruh Indonesia. Setiap kota dan kabupaten, memiliki target 100 persen balitanya harus ditimbang serta dilakukan pengukuran antropometri.

Bank bjb Tandamata

“Kami hanya dikasih waktu dua minggu dan alhamdulillah Kota Sukabumi mendapatkan penghargaan dari Provinsi Jabar masuk dalam delapan kota dan kabupaten tercepat melakukan validasi data pengukuran antropometri pada 100 persen balita,” jelas Reni kepada Radar Sukabumi, Rabu (24/7).

Lanjut Reni, banyak manfaat yang diperoleh dengan adanya validasi data balita tersebut. Dengan begitu, Dinkes dapat mengetahui by name by address siapa saja yang harus segera dilakukan intervensi.

“Dengan adanya validasi data balita 100 persen ini kami dapat mengetahui siapa yang akan dilakukan intervensi baik yang sensitif maupun yang spesifik sekarang lebih jelas,” ujarnya.

Reni menuturkan, sejauh ini ternyata masih banyak balita yang belum dibawa ke Posyandu sehingga Dinkes tidak dapat memantau pertumbuhan balita tersebut. “Nah saat ini sudah 100 persen tervalidasi sehingga semuanya bisa dilakukan intervensi untuk menekan angka stunting,” tutur wanita ramah ini.

Pihaknya berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat mewujudkan Kota Sukabumi zero stunting. “Kami terus berupaya melakukan intervensi bait terhadap ibu hamil maupun balita termasuk memberikan makanan tambahan bagi laita yang terindikasi mengalami stunting,” pungkasnya. (Bam)