Proyek Perumahan Cikembar Diprotes

CIKEMBAR – Warga Kampung Babakan, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar memprotes rencana proyek perumahan yang dilakukan PT Penta Dinamika Properti, Jum’at (4/5). Warga khawatir, proyek perumahan yang saat ini masih dalam proses pembebasan lahan itu berdampak terhadap perekonomian warga.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, rencana proyek perumahan subsidi ini memakan area seluas 20 hektare. Dari luasan tersebut, ada kebun manggis yang selama ini menjadi mata pencaharian warga sekitar. Karena hal itulah, warga sekitar khawatir bila aktivitas mereka tergerus dengan adanya proyek itu.

Bacaan Lainnya

Selain itu, meskipun sudah melakukan pembebasan lahan, namun warga menilai pihak perusahaan juga belum melakukan sosialisasi kepada warga terdampak. Bahkan, warga sempat emosi saat pihak perusahaan mengklaim, rencana pembangunan perumahan tersebut sudah mengantongi berbagai peroses perizinan.

Seorang warga Kampung Babakan, RT 1/6, Kedusunan Cikareo, Dasa Bojongkembar, Mudi Samsyul Mahdi (32) mengatakan, warga di Kampung Babakan, Desa Bojongkembar, pembangunan perumahan ini berada di lahan produktif, yakni kebun manggis yang sudah teregistrasi di Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat.

“Warga khawatir, lahan yang menjadi sentral produksi buah manggis sampai manca negara ini hilang karena dijadikan proyek bisnis perumahan,” jelas Muhdi sambil menunjukan lokasi kebun manggis yang akan dijadikan pembangunan perumahan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, warga semakin kecewa saat pihak perusahaan mendapatkan surat izin lingkungan dengan cara yang diduga tidak sesuai dengan prosedur. Bahkan, sejumlah warga yang lahannya akan dibeli oleh pihak perusahaan, dibuat resah saat mereka melampirkan surat pernyataan tidak sengketa dan surat kesepakatan jual beli tanah.

Pos terkait