NASIONAL

Letkol Teddy dan Kontroversi Bintang Mahaputera

×

Letkol Teddy dan Kontroversi Bintang Mahaputera

Sebarkan artikel ini
Fenomena ‘inflasi kehormatan’ kembali mencuat setelah Letkol Teddy Indra Wijaya menerima Bintang Mahaputera Utama, memicu kritik tajam dari kalangan purnawirawan dan analis politik

JAKARTA — Dalam dunia ekonomi, inflasi terjadi ketika nilai mata uang menurun akibat jumlah yang beredar terlalu banyak. Fenomena serupa kini muncul di ranah politik, disebut sebagai “inflasi kehormatan”—ketika penghargaan negara diberikan secara berlebihan hingga kehilangan makna.

Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting, menyoroti kasus Letkol Teddy Indra Wijaya yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab). Meski baru 14 tahun menjadi anggota TNI, Teddy langsung menerima Bintang Mahaputera Utama.

Bank bjb Tandamata

“Memangnya Teddy ini siapa di militer? Anak kemarin sore sudah melampaui para bintang empat,” ujar seorang purnawirawan bintang tiga TNI, Jumat (5/6/2026).

Ginting menilai jabatan Teddy sebagai prajurit aktif TNI di posisi Seskab tergolong “aneh” karena menyalahi Undang-Undang TNI. Secara struktural, jabatan tersebut hanya setara eselon II, sementara Letkol bahkan bukan kategori eselon II melainkan eselon IV.