BERITA UTAMAFeaturedKABUPATEN SUKABUMI

Kisah Gadis Penjual Kopi yang Jadi Rebutan Bupati dan Mantan Menteri

×

Kisah Gadis Penjual Kopi yang Jadi Rebutan Bupati dan Mantan Menteri

Sebarkan artikel ini
Febby Lissa Ayu Aryanti (17) gadis putus sekolah ini menunjukan hasil karya luar biasanya dalam menggambar.

Namun saat ini, sambung Febby, sudah ada yang menawarkan untuk membiayai SMA dan rencananya akan mulai pada ajaran baru 2020. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur sudah ada yang mau membantu untuk membiayai sekolah. Saya ingin mewujudkan cita-cita menjadi desainer,” harapnya.

Singkat cerita, setelah viral di media sosial (medsos), anak ini menjadi rebutan antara Bupati Sukabumi, Presiden RI Joko Widodo hingga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti. Mereka sama-sama ingin mengangkat Febby sebagai anak angkat mereka.

Bank bjb Tandamata

Menanggapi hal itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, pihaknya meminta kepada Dinas Pendidikan untuk lebih fokus dan banyak mendengar terkait kondisi yang terjadi di masyarakat.

“Seperti kondisi seorang remaja di wilayah Kecamatan Jampangtengah ini. Apalagi bagi anak anak yang memiliki kemampuan lebih, harus di perhatikan,” cetusnya.

Untuk itu, jika Febby masih memiliki niatan untuk melanjutkan sekolahnya, maka orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini siap akan membantu melanjutkan sekolahnya ke pendidikan yang lebih tinggi.

“Saya bersedia untuk menjadi orang tua asuh Febby. Iya, kalau mau tinggal di rumah saya lebih bagus, nanti bisa bergabung dengan anak-anak yatim yang lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, ayah tiri Febby, Aden Subandi (50) mengatakan, setelah viral di medsos, Presiden RI Joko Widodo mengirim dua utusannya untuk memberikan bantuan.

Kedua staf sekretaris pribadi presiden itu menyebut kedatangan mereka untuk menyampaikan amanah karena ternyata Presiden Jokowi memperhatikan kisah soal Febby dan mengutus stafnya untuk memberikan sejumlah bantuan.

“Dua staf Pak Jokowi membantu mengurus kebutuhan pembuatan Kartu Indonesia Pintar (KIP), membuatkan rekening pendidikan dan memberikan sejumlah suvenir berupa buku dan alat tulis,” kata Aden.

Selain sejumlah uang untuk tabungan pendidikan putrinya, utusan Presiden juga menyampaikan pesan dari Jokowi. “Melalui stafnya disampaikan Pak Jokowi terkesan dengan kisah anak saya, beliau juga berpesan melalui staf utusannya agar Febby tetap semangat dan giat belajar, terus mengembangkan bakatnya dan pantang menyerah untuk mengejar cita-citanya,” tuturnya.

Aden mengaku masih tidak percaya, putrinya banyak mendapat perhatian dari sejumlah pihak. Keinginan putrinya untuk menempuh pendidikan ke tingkat SMA akhirnya segera terwujud. Bukan hanya perhatian dari presiden saja, namun juga datang dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.
“Saya sangat bersyukur Febby bisa mendapat perhatian dari Pak Jokowi bahkan staf Ibu Susi Pujiastuti menelpon melalui salah satu relawan kemanusiaan untuk menawarkan Febby menjadi anak angkat Bu Susi,” pungkasnya.(*)