Lebih jauh, MUI mendorong agar sejarah lokal Sukabumi dimasukkan dalam kurikulum sekolah, khususnya tentang perjuangan ulama daerah. Ia menekankan pentingnya mengenalkan tokoh lokal kepada generasi muda sejak dini.
“Tidak akan ada madrasah tanpa perjuangan ulama seperti KH. Ahmad Sanusi. Maka sudah sepatutnya generasi muda tahu dan meneladani beliau,” tambahnya.
Sebagai bentuk refleksi, MUI juga menyerukan ziarah ke makam KH. Ahmad Sanusi di Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, menjelang Hari Pahlawan. Seruan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan juga lahir dari dakwah, pendidikan, dan keteladanan moral para ulama.(den/d)






