Bayi Kembar Siam di Sukabumi Butuh Biaya Rp1,6 Miliar untuk Operasi Pemisahan

Bayi Kembar Sukabumi
Bayi kembar siam Queenetha Zaina dan Queenesha Zahira, belum juga dioperasi karena terkendala biaya yang cukup tinggi.

SUKABUMI – Rencananya Operasi pemisahan bayi kembar siam Queenetha Zaina dan Queenesha Zahira, dijadwalkan pada bulan Februari, Namun, karena terkendala biaya yang cukup besar, maka operasinya ditunda hingga belum tahu kapan akan dilaksanakan operasi.

Garis Nurbogarullah, Sukabumi

Bacaan Lainnya

Buah hati pasangan suami istri Evi Susanti (25) dan Abdul Muslih (31), yang lahir pada Senin 28 Juni 2021, di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung ini, telah dijadwalkan operasi Februari lalu di RSHS Bandung dengan biaya operasi sebesar Rp1,6 Miliar.

“Kondisi bayi sekarang sehat, tidak ada kendala penyakit apapun, hanya terkendala biaya untuk operasi. Yang diminta pihak RSHS Bandung belum tercapai sehingga terunda. Ditaksir Rp1,6 Miliar.

Itu sampai pasca operasi semua dari tim dokter yang menangani Dede (panggilan bayi kembar siam),” ujar Evi yang tinggal di Perumahan Permata Indah Blok W, No. 18, RT 18/03, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi kepada Radar Sukabumi, Jumat (18/3).

Evi menjelaskan, biaya yang sudah terkumpul hasil dari penggalangan dana oleh pihak RSHS Bandung melalui situs donasi dan menggalang dana (fundraising) ‘kitabisa’ baru terkumpul Rp300 juta lebih. “(Bantuan dana lainnya). Paling dari temen – temen tempat suami bekerja di jasa pengiriman barang,” ucap Evi.

Ia mengaku untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari untuk keluarga, hanya mengandalkan pekerjaan suaminya sebagai kurir jasa pengiriman barang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.