NASIONAL

Kapolri Kocok Ulang Jabatan Kapolda

Anak Buah Terjun ke Politik

Tiga perwira tinggi (pati) Polri terjun ke politik dengan masuk ke kancah Pilkada membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengocok ulang jabatan kapolda dan jabatan strategis lainnya.

Ketiga pati yang terjun politik itu adalah Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin, Wakalemdiklat Irjen Anton Charliyan, dan Komandan Korps (Dankorp) Brimob Irjen Murad Ismail. Kini ketiga pati itu dicopot dari jabatan dan digantikan oleh perwira lainnya. Dengan adanya pencopotan ini sejumlah jabatan kapolda ikut berubah, termasuk jabatan Dankorps Brimob.

Para pejabat itu sebagian sudah mengikuti serah jabatan di Rupatama Mabes Polri di hadapan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Adapun pejabat elite yang ikut dimutasi tersebut yakni, Irjen Agung Sabar Santoso dimutasi menjadi Kadivkum Polri dan Irjen Pol Raja Erizman ditunjuk sebagai Kapolda NTT.

Kapolda Kalimantan Timur yang ditinggalkan Irjen Safaruddin diisi Brigjen Priyo Widyanto yang sebelumnya Kapolda Jambi. Irjen Safaruddin masuk jadi bagian Pati Baintelkam Polri dalam rangka pensiun.

Sementara Kapolda Jambi yang ditinggalkan Priyo Widyanto diisi oleh Brigjen Muchlis As yang sebelumnya merupakan Inspektur Bakamla RI. Posisi Brigjen Muchlis As digantikan Kombes Sarono yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Jawa Barat.

Jabatan lainnya yang ikut bergeser yakni Kapolda Sulteng dari Brigjen Rudy Sufahriadi ke Brigjen I Ketut Argawa yang sebelumnya Karoanalis Baintelkam Polri. Posisi yang ditinggalkan I Ketut Argawa ditempati oleh Kombes Yadi Suryadinata.

Untuk Brigjen Pol Rudy Sufahriadi diberikan amanah untuk menggantikan jabatan Irjen Murad Ismail sebagai Dankorbrimob. Murad Ismail karena mau masuk politik dipindahkan sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobile Korbrimob Polri.

Kapolda Lampung yang sebelumnya diisi oleh Irjen Suroso Hadi Siswoyo kini diisi oleh Irjen Suntana yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Baintelkam Polri.

Tito menuturkan banyak konsekuensi yang harus diterima oleh anak buahnya jika terjadi pergantian jabatan. Atas jabatan yang diemban pun memiliki tanggung jawab moral tersendiri. “Apabila melanggar sumpah ini akan menjadi konsekuensi di dunia dan akhirat,” ungkapnya.

Upacara sertijab tersebut turut dihadiri oleh Wakapolri Komjen Syafruddin, Kabaharkam Polri Komjen Moechgiyarto, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, Karopenmas Brigjen Mohammad Iqbal, dan beberapa Pati Polri lainnya.

Sebagaimana diketahui, Irjen Safaruddin saat ini mengikuti Pilkada Kaltim sebagai cawagub, Irjen Anton Charliyan juga demikian dengan mengikuti Pilgub Jabar sebagai cawagub, dan Irjen Murad Ismail jadi cagub di Pilkada Maluku.

(ce1/rdw/JPC)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close