Menurut Hamzah, hilangnya nama ia dalam bursa pencalonan ini ditenggarai ada oknum pimpinan yang menjegalnya. Padahal ia merasa selama ini telah turut serta dan berkontribusi secara maksimal demi membesarkan partai di Kabupaten Sukabumi. “Ini jelas ada oknum ketua yang bermain. Mungkin karena saya tidak bersedia membayar mahar, makanya nama saya dicoret,” imbuhnya.
(ren)



