Jika AMAN Terpilih, Festival Kopi Bakal Rutin Digelar

  • Whatsapp
Foto: ist MENAMPUNG ASPIRASI : Calon Bupati Adjo Sardjono saat ngobrol santai di kedai Kopi Absolute di daerah Cipeuteuy Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI — Jika ada nasib pasangan calon Adjo Sardjono – Iman Adi Nugraha terpilih oleh masyarakat menjadi Bupati dan Wakil bupati, paslon nomor urut 1 ini ada niatan mengelar program event akbar festival kopi di Kabupaten Sukabumi seperti festival duren yang tiap tahunnya digelar di Palabuhanratu.

“Saya memang sengaja suka membuka dialog dengan warga kalau berkunjung ke suatu daerah. Ada masukan ada kritikan apapun saya terima. Nah ini ada masukan dari pelaku bisnis kedai kopi agar Pemkab Sukabumi kedepannya mengadakan secara rutin festival kopi.

Bacaan Lainnya

Saya pikir ini ide bagus yang perlu direalisasikan,”kata Adjo Sardjono di sela-sela dirinya ngobrol santai di kedai Kopi Absolute di daerah Cipeuteuy Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi, beberapa waktu lalu.

Geliat bisnis kedai dan kafe kopi di Sukabumi kata Adjo memang terus mengalami perkembangan pesat.

Tidak hanya di wilayah perkotaan, di pelosok desa yang cukup jauh dari hingar bingar aktivitaspun, kedai kopi mengalami pertumbuhan. Dengan kondisi ini terang Adjo membuktikan bisnis kopi memang prospektif untuk jadi lahan bisnis masyarakat.

“Contohnya di sini yah. Daerah Cipeuteuy Kapalanunggal kan cukup jauh dari perkotaan, tapi di sini ada kedai kopi yang tempatnya, penyajiannya dan tentu rasa kopinya tidak kalah dengan kedai-kedai kopi yang ada di perkotaan,”terangnya.

Tidak hanya siap mengelar festival kopi level kabupaten. Adjo bertekad festival kopi level nasional juga siap dihelat di Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, guna mengungkit serta mendorong produksi potensi lahan pertanian khusus kopi juga akan dilakukannya. Sebab dari keluhan pegiat kopi, antara produksi panen kopi dengan kebutuhan konsumsi kopi belum seimbang.

“Penikmat kopi di Sukabumi banyak. Pegiat kopinya juga. Kopi asal Sukabumi rasanya enak tak kalah dengan kopi dari daerah lain. Tapi persoalannya hasil panen kopinya hanya satu tahun sekali ditambah petani yang mau menanam kopi masih minim. Kedepan harus ada sentra-sentra daerah lahan penghasil kopi dengan produksi banyak kualitas bagus,”katanya.

Heriyansah (31) pengelola Kedai Kopi Absolute Coffee Cipeuteuy Kapalanunggal berharap usulan festival kopi di Kabupaten Sukabumi bisa direalisasikan.

“Setidaknya para pelaku bisnis kopi bisa terdorong untuk berlomba menyajikan kopi yang menarik sesuai potensi kopi di daerahnya masing-masing,”tandasnya.

Menurutnya, bahan olahan kopi di Absolute Coffee merupakan kopi asli dari daerah Kapalanunggal. Kedai kopi yang dikelola dirinya dengan rekannya ini sudah berjalan dua tahun.

“Tapi untuk bisnis kopi mentahannya sih sudah empat tahunan, kalau kedai ini baru dua tahun. Alhamdulilah masih bertahan dan konsumennya stabil,”tukasnya.(*/hnd)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *