PENDIDIKAN

SD IT Pasim Ar-Rayyan Cinta lingkungan, Ajak Siswa Tanam 1000 Pohon

×

SD IT Pasim Ar-Rayyan Cinta lingkungan, Ajak Siswa Tanam 1000 Pohon

Sebarkan artikel ini
SDIT Pasim Ar-Rayyan

SUKABUMI – SD IT Pasim Ar-Rayyan, Kota Sukabumi mengadakan gerakan menanam seribu pohon pada Kamis (28/10/2021).

Kegiatan yang mengusung tema “One Student One Tree” ini sebagai bentuk dukungan terhadap keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tentang penetapan lahan kritis serta sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat tentang Gerakan Tanam Pelihara Pohon (GTPP).

Bank bjb Tandamata

Kepala SD IT Pasim Ar-Rayyan, Darus mengatakan, kegiatan Adiwiyata ini merupakan kegiatan tahunan siswa yang bertujuan untuk menjadikan Green School atau sekolah yang berbudaya lingkungan, dengan harapan ke depan SD IT Pasim Ar-Rayyan bisa menjadi Sekolah Adiwiyata.

“Kebetulan untuk tahun ini agenda kita adalah menanam pohon, karena masih dalam pandemi acara kita laksanakan dua kali, untuk hari ini khusus kelas 4,5 dan 6 nanti dilanjut 1 November 2022 untuk siswa kelas 1,2 dan 3,” tuturnya kepada Radar Sukabumi, Kamis (28/10/2021).

Lanjut Darus, kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang kerap diperingati setiap tanggal 28 Oktober.

Adapun untuk pelaksanaannya tempat penanaman pohon, kata Darus dipusatkan di lingkungan Pasim Kota Sukabumi. Selain itu juga akan ditanam di beberapa tempat jika memang bibit masih tersedia.

“Tidak hanya itu, jika ada orang tua dan guru juga boleh mendapatkan bibit dari sekolah untuk ditanam di halaman rumah,” ucapnya.

Lanjutnya, untuk jenis-jenis pohon yang ditanam di SD IT Pasim Ar-Rayyan, seperti pohon kepuk, terembesi, tabebuya bunga ungu, kencana dan pohon jengjeng.

Tidak hanya itu, penanaman 1000 pohon ini juga menanam pohon produktif seperti pohon durian, nangka, sirsak, rambutan, jambu jamaika, jambu kristal, petai, belimbing dan mangga gedong.

“Harapannya dengan kegiatan ini untuk mengenalkan kepada siswa bahwa kita harus menjaga lingkungan, sehingga nantinya timbul rasa cinta terhadap lingkungan. Juga supaya pemanfaatan lahan yang ada agar sekolah menjadi  sejuk,” pungkasnya. (wdy)