Lima Dosen UMMI Ciptakan Limbah Terubuk Sebagai Pakan Alternatif

Dosen UMMI
Lima Dosen UMMI yang diinisiasi oleh Dosen Prodi Agribisnis dan Dosen Pendidikan Biologi mengimplementasikan kreasi reka berupa limbah terubuk sebagai pakan alternatif.

SUKABUMI —  Lima Dosen UMMI yang diinisiasi oleh Dosen Prodi Agribisnis dan Dosen Pendidikan Biologi yang diketuai oleh Reny Sukmawani dengan anggota Endang Tri Astutiningsih, Ema Hilma Meilani, Jujun ratnasari dan Billyardi ramdhan ini mengimplementasikan kreasi reka berupa limbah terubuk sebagai pakan alternatif.

Kelima Dosen UMMI ini berhasil menarik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui program matching fund yang bekerjasama juga dengan Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi.

Hal itu menyusul dengan kendala utama dalam sektor peternakan diantaranya terkait pakan. Hingga saat ini sebagian besar peternak ruminansia masih bergantung pada pakan hijauan yang semusim dan pemanfaatan limbah atau hasil sampingan dari tanaman pertanian. Namun ketersediaan hijauan ini sering tidak seimbang dengan jumlah ternak dan menjadi kendala terutama pada musim kemarau.

Berbagai macam usaha dilakukan untuk mendapatkan berbagai macam sumber pakan alternatif. Dalam hal inilah diperlukan berbagai inovasi untuk pengganti atau tambahan pakan bagi ternak ruminansia, sehingga ternak dapat hidup dan tumbuh dengan baik.

Dosen UMMI
Dosen UMMI Kembangkan Limbah Terubuk Sebagai Pakan Alternatif

Reny Sukmawani menuturkan Salah satu inovasi yang ditawarkan untuk dapat diterapkan dalam mengatasi masalah pakan ini adalah dengan memanfaatkan limbah tanaman terubuk sebagai pakan alternatif.

“Hasil penelitian awal menunjukan bahwa dengan memanfaatkan bahan dasar limbah terubuk sebagai pakan ternak maka kelebihan yang diperoleh diantaranya penghematan biaya produksi dan waktu serta tersedianya pakan secara berkelanjutan di musim kemarau. Berdasarkan hal tersebut maka penerapan reka cipta pemanfaatan limbah terubuk sebagai pakan alternatif diyakini dapat membantu menyelesaikan peramsalahan terkait pakan di tingkat peternak,” ungkap Reny yang merupakan dosen Agribisnis UMMI.

Melalui hasi temuan ini lima dosen UMMI melakukan sosialisasi kepada peternak yang bertempat di unit pembibitan dan pakan ternak Purabaya, Dinas peternakan Kab. Sukabumi (20-25/9/22).(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.