“Jika mereka punya ITAS, WNI lebih kuat punya KTP, tapi tetap diminta stay at home. Ini (izin masuk TKA China) kebijakan yang menciderai keadilan publik,” terangnya.
BACA JUGA : Pengusaha Sukabumi Minta Kelonggaran, Jika PPKM Diperpanjang Lagi
Anggota Komisi II DPR RI ini juga heran dengan pola pikir pemerintah, saat situasi pandemi sudah berulang kali TKA China datang ke Indonesia. “Ini sudah kejadian yang berulang. Ada apa dengan pemerintah?” pungkasnya.






