JAKARTA — Indikator kematian Covid-19 yang dihapus dalam penentuan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di suatu daerah hanya bersifat sementara.
Koordinator PPKM wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya kini masih melakukan perbaikan data angka kematian yang bermasalah, sehingga mengaharuskan pemerintah menghapus sementara indikatr kematian selama masa PPKM sepekan ke belakang .
“Saya perlu tegaskan, bahwa kita tidak mengeluarkan indikator kematian secara permanen dalam evaluasi PPKM di Jawa dan Bali, sma sekali tidak,” ucap Luhut dalam jumpa pers virtual terkait evaluasi PPKM dan penerapannya yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin malam (16/8).
BACA JUGA : Terus dan Terus! PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 23 Agustus, Luhut : Atas Petunjuk Presiden
BACA JUGA : Ratusan Ribu Rakyat Meninggal, PKS: Kenapa Presiden Jokowi Tidak Minta Maaf!
Luhut menjelaskan, indikator kematian Covid-19 sengaja dikeluarkan sementara oleh pemerintah sejak pekan lalu untuk dilakukan perbaikan-perbaikan terutama dalam hal pelaporan, sehingga masalah ketidakakuratan data bisa diselesaikan.






