Berbagai pekerjaan dilakukannya. Mulai dari waiters hingga menjadi tenaga pendidik sekolah dasar.
“Saya juga sering ikut-ikutan lomba lukis. Dan Alhamdulillah, beberapa kali juara,” tandasnya. Nasibnya memang baik.
Karena meski belum lulus kuliah, ia dipercaya untuk mengajar di MTs Negeri 1 Pasuruan yang berada di Bangil.
Ia menjadi guru non PNS seni lukis di MTs setempat sejak 2013 lalu.
Menjadi guru, tak serta merta membuatnya berhenti melukis. Karena kegiatan melukis tak bisa dipisahkan darinya.
Beberapa lomba diikutinya. Tak sedikit pula yang menghasilkan juara. Contohnya, ketika ia mengikuti lomba festival seni internasional kategori seni lukis untuk guru tahun 2015 lalu.


