SUKABUMI — Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sukabumi (Absi), menggeruduk Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Sukabumi di Jalan Ir H Djuanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi Kamis (6/10).
Dalam aksinya, mahasiswa menyoal terjadinyakenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sekaligus tragedi maut sepakbola di Stadion Kanjuruhan.
Koordinator aksi, Rifki Rizaldi Rahmatulloh mengatakan, dalam aksi kali ini mahasiswa meminta kejelasan DPRD Kota Sukabumi dalam hal pengawasan terhadap kenaikan harga BBM bersusidi.
“Kami dari Absi meminta kepada DPRD Kota Sukabumi, untuk turun langsung dalam hal penstabilan harga dan pertumbuhan ekonomi. Terlebih, setelah kenaikan harga BBM bersubsidi beberapa waktu lalu,” kata Rifki kepada kepada wartawan, Kamis (6/10).
Lanjut Rizki, selain itu massa juga mendesak DPRD untuk mengevaluasi kinerja dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“Kami menuntut agar adanya evaluasi kinerja dari badan hilir minyak dan gas, menuntut kepada pemerintah pusat dan juga Presiden RI untuk menstabilkan perekonomian,” tegasnya.






