SUKABUMI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2020, Sabtu (14/3).
Kegiatan yang terpusat di Aula Toserba Selamat Jalan RE Marthadinata Kota Sukabumi ini dihadiri Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada, perwakilan KONI Provinsi Jawa Barat bidang organisasi, M. Benninu Ar, Kadisporapar Kota Sukabumi, Adang Taufik, Ketua KONI Kota Sukabumi, Haickel Reza serta puluhan peserta RAT dari 30 Cabang Olahraga.
Dalam kesempatannya, Ketua KONI Kota Sukabumi, Haickel Reza mengatakan, kegiatan RAT ini merupakan agenda evaluasi selama kinerja satu tahun ke belakang.
Di mana sejauh ini KONI Kota Sukabumi sudah menjalankan amanah sesuai AD/ART yang ditetapkan dan memberikan hak-hak para cabang olahraga sesuai aturan.
“Ini sudah menjadi agenda rutin KONI dan Alhamdulillah berjalan lanjar dengan dihadiri hampir seluruh Cabor,” kata Haickel kepada Radar Sukabumi.
Tidak hanya itu sambung dia, kegiatan RAT ini pun sekaligus ajang pemersatu serta menumbuhkan kesolidan antar Cabor. Terlebih, dua tahun mendatang akan dilaksanakan Pekan Olahraga Daerah (Porda), sehingga perlu pemantapan dan strategi dalam menghadapi event bergensi tersebut.
“Dengan adanya RAT ini kita susun dan rumuskan, bagimana pada Porda tersebut, kita meraih hasil yang terbaik,” terangnya. “Untuk itu meraih kekompakan itu, kita tegaskan kembali tagline ngahiji berprestasi atau disingkat ‘Hiber’, “tambahnya.
Sementara itu, Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada mengapresiasi kegiatan RAT yang dilakukan KONI Kota Sukabumi. Menurut dia, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ajang konsolidasi antara KONI dan Cabang Olahraga, apalagi dengan tagline ‘Hiber’ mampu memecahkan permasalahan yang ada.
“Dengan tagline ngahiji berprestasi ini, kita harapkan bisa terjalin pemersatuan visi dan misi untuk meraih yang terbaik dalam keolahragaan untuk Kota Sukabumi,” kata Dida Sembada.
Disinggung soal keterbatasan anggaran untu KONI, mantan Kepala Bappeda Kota Sukabumi ini pun mengakui hal tersebut.
Menurut Ketua Tarung Derajat Kota Sukabumi ini, dana yang diberikan Pemkot untuk KONI ini bersifat stimulus, di mana pihaknya mendorong agar KONI Kota Sukabumi dan Provinsi Jabar untuk sama-sama mengajak pihak swasta atau pihak ketiga untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan keolahragaan ini.
“Nantinya mereka (pihak swasta atau pihak ketiga, red) bisa menyumbangkan dana atau aset dan lain sebagainya untuk perkembangan olahraga,” pungkasnya. (cr1/t)






