KOTA SUKABUMI

BPBD Kota Sukabumi Dorong Tingkatkan Semangat Gotongroyong Warga

×

BPBD Kota Sukabumi Dorong Tingkatkan Semangat Gotongroyong Warga

Sebarkan artikel ini
Novian Rahmat Taufik
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik

SUKABUMI– Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat mengaku, semangat gotongroyong di kalangan warga perlu ditingkatkan.

Hal itu, terlihat dari setiap kejadian bencana di sebagaian wilayah, warga di sekitar kejadian kurang peduli dan lebih mengandalkan petugas di lapangan.

Bank bjb Tandamata

“Ada disebagian wilayah terdampak bencana, warganya tidak turut campur dalam penanganan bencana. Untuk ikut memantau pun tidak ada. Itu yang saya sayangkan,” kata Novian kepada Radar Sukabumi, Minggu (28/1).

Padahal sambung dia, peran warga sangat dibutuhkan, terlebih penanganan bencana tersebut untuk kepentingan warga itu sendiri. “Ini harus menjadi perhatian, terlebih dari aparat wilayah untuk melakukan pembinaan hingga ke struktur RT/RW,” tegasnya.

Menurut Novian, tugas aparat wilayah setingkat kelurahan bukannya bersifat administratif saja, melainkan bisa merangkul dan mengetahui kondisi masyarakat di bawah. Sehingga bentuk pembinaan, khususnya kegotongroyongan bisa terbina dengan baik.

“Aparat wilayah itu bukan hanya menyampaikan keinginan masyarakat kepada pemerintah saja, melainkan bisa melakukan pembinaan Gotongroyong dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Ia berharap, keberadaan aparat wilayah bisa lebih pro aktif, terutama dalam penanganan kebencanaan. Sehingga jika terjadi potensi bencana, warga sudah siap. Apalagi, saat ini BPBD Kota Sukabumi, terus mendorong program keluarga tangguh bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

“Kami berupaya mendorong pelibatan masyarakat dengan keluarga tangguh bencana. Program ini akan lebih efektif dalam upaya mitigasi bencana. Dengan program tersebut, keluarga di Kota Sukabumi setidaknya dapat lebih sigap menyelamatkan diri atau melakukan evakuasi ketika terjadi bencana. “Kesiapsiagaan keluarga ini, dapat menekan risiko bencana,” pungkasnya. (why)