Lebih lanjut Ridwan mengatakan, barang-barang atau asesoris yang dia jual juga bukan punya saya sendiri tetapi milik orang lain, sehingga dirinya hanya mengandalkan keuntungan saja yang tidak seberapa. Harga asesoris yang dijualnya dibandrol mulai dari Rp4 ribu sampai 65 ribu, tetapi harga segitu masih ada yang menawar.
“Saya hanya mengambil keuntungan dari hasil penjualan saja, kalau rame lumayan buat menutupi keluarga sehari-hari. Mau gak mau tetap bertahan berjulan sampai 20 Agustus nanti. Habis mau kerja juga lagi sulit,” jelasnya.
Dirinya berharap Pandemi COVID-19 ini segera berakhir agar kehidupan masyarakat dan ekonomi yang tengah sulit dapat kembali normal seperti biasanya. “Mudah-mudahan kondisi ini cepat berangsur-angsur membaik. Susah nyari pekerjaan sekarang mah,” tandasnya.






