Disdik Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga. Menurut Devi, teknologi tidak bisa dihindari, tapi bisa dikendalikan melalui pembiasaan dan pendidikan karakter. “Anak perlu diajarkan membedakan mana yang baik dan mana yang harus dihindari. Ini bukan semata pelarangan, tapi pendidikan berbasis literasi digital,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak sepenuhnya menyerahkan pengasuhan pada sekolah atau pemerintah. “Ini tanggung jawab bersama. Mari kita jaga ruang digital anak-anak agar tetap sehat, aman, dan mendidik. Kalau tidak sekarang, dampaknya bisa panjang ke masa depan,” pungkas Devi.(den/d)






