JAKARTA — Idealnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-9 jam setiap harinya. Sayangnya, masih banyak yang kesulitan tidur berkualitas atau bahkan terlalu banyak tidur.
Tentu saja hal ini tidak baik bagi kesehatan. Selain dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, obesitas, dan struk, juga dapat mengurangi ketajaman daya ingat.
Studi yang dilakukan oleh Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa menukar jam tidur dari malam menjadi pagi atau siang ternyata besar risikonya.
Meskipun itu hanya terjadi dalam satu hari, efeknya bisa merubah lebih dari 100 protein dalam darah, termasuk yang berdampak pada gula darah, metabolisme, dan kekebalan tubuh.
Apabila dilakukan dalam jangka waktu lama, perubahan biokimia dalam kadar protein darah dapat menyebabkan bertambahnya berat badan, diabetes, bahkan kanker.
Mengapa menukar jam tidur dapat sangat berbahaya?




