BERITA UTAMA

Perang Sarung di Kota Sukabumi Terjadi di Warudoyong, Pelakunya Kebanyakan Anak-anak

×

Perang Sarung di Kota Sukabumi Terjadi di Warudoyong, Pelakunya Kebanyakan Anak-anak

Sebarkan artikel ini
DIAMANKAN: Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota mengamankan 10 remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di sekitar Jalan Nyomplong Kecamatan Warudoyong dan Jalan Pemuda Kecamatan Citamiang, Minggu (2/2).(FT: IST)
DIAMANKAN: Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota mengamankan 10 remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di sekitar Jalan Nyomplong Kecamatan Warudoyong dan Jalan Pemuda Kecamatan Citamiang, Minggu (2/2).(FT: IST)

SUKABUMI – Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota, menciduk 10 remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di sekitar Jalan Nyomplong Kecamatan Warudoyong dan Jalan Pemuda Kecamatan Citamiang, Minggu (2/2) dini hari.

Puluhan remaja yang rata-rata masih di bawah umur tersebut, berhasil diamankan saat Tim Macan Bintana bersama Kodim 0607/Kota Sukabumi melakukan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang waktu sahur. 

Bank bjb Tandamata

“Tadi malam Tim Macan Bintana Polres Sukabumi Kota bersama Kodim 0607 Kota Sukabumi dan Polsek jajaran melakukan KRYD untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas akhir pekan,” ungkap Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Humas AKP Astuti Setyaningsih kepada wartawan, Minggu (2/3).

Astuti menerangkan, puluhan remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung berhasil diamankan di lokasi berbeda. Yakni, tiga remaja di sekitar Limusnunggal Kecamatan Cibeureum berhasil diamankan patroli Polsek Citamiang, lima remaja di sekitar Jalan Nyomplong dan dua remaja lainnya di sekitar Jalan Pemuda Citamiang. “Jadi jumlah totalnya 10 remaja kami amankan,” ucapnya. 

Menurutnya, pencegahan aksi perang sarung tersebut berhasil digagalkan berkat informasi masyarakat dan kesigapan petugas dalam merespon pengaduan. 

“Pengamanan terhadap 10 remaja ini, berawal saat kami menggelar KRYD. Di tengah kegiatan patroli, mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sekelompok remaja yang berkumpul di sekitar Jalan Limusnunggal Cibeureum dan langsung kami respon dan lakukan pengecekan sekaligus pemeriksaan hingga akhirnya mengamankan tiga remaja yang diduga akan melakukan aksi perang sarung,” bebernya.