BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Pembangunan Doble Track, 300 KK Harus Hengkang

“Pembangunan proyek ini bukan hanya karena arahan pak presiden, tapi juga bagaimana kita membantu masyarakat banyak, utamanya dalam angkutan barang dan orang,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Heru Wisnu. Menurutnya, proyek jalur ganda kereta api ini akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga, pada proses pembangunannya diperlukan kerjasama dengan berbagai pihak guna menjaga ketertibannya.

“Ini adalah program strategis nasional yang dibutuhkan masyarakat luas. Mohon bantuan semuanya dalam penertiban, karena pembangunan fase satu ini harus selesai di tahun ini,” katanya.

Secara keseluruhan, jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi memiliki panjang 56 KM, dengan fokus fase satu di jalur Cicurug-Cigombong sepanjang 7,5 KM. Nantinya, jalur ini akan menjadi salah satu solusi angkutan barang dan orang di Sukabumi dan Bogor.

Selain itu, kapasitas dan intensifitas perjalanan kereta akan bertambah yang sebelumnya 6 kali sehari, menjadi 12 kali sehari. Jumlah orang yang diangkut sebelumnya hanya berkisar 3.516 orang, diperkirakan dapat meningkat hingga 11.520 orang per hari.

Dengan demikian, ada kenaikan secara signifikan hampir 400 persen. Sedangkan untuk waktu tempuh dari Bogor ke Sukabumi maupun sebaliknya yang sebelumnya berdurasi 2 sampai 3 jam, akan terpangkas menjadi hanya 1 jam 20 menit. “Bahkan, waktu tempuh untuk lintas Sukabumi hanya membutuhkan waktu 1 jam saja,” pungkasnya. (cr16/t)

Laman sebelumnya 1 2 3
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button