BERITA UTAMAPENDIDIKAN

Nangis Hingga Ngompol Warnai Hari Pertama Sekolah

×

Nangis Hingga Ngompol Warnai Hari Pertama Sekolah

Sebarkan artikel ini

“Ya tadi ada beberapa anak yang nangis pas di kelas orang tuanya enggak ada. Makanya selama seminggu ini, orang tua masih boleh mengantarkan dan menunggu sampai anaknya pulang sekolah.

Tetapi, menunggunya tidak di dalam kelas, hanya sebatas pintu luar. Sepekan orang tua bisa mendampingi masuk ke dalam lingkungan sekolah. Minggu depan, tidak boleh. Sudah tutup gerbang untuk keamanan anak. Itu untuk membiasakan anak agar mandiri,” terangnya.

Bank bjb Tandamata

Sementara dijelaskannya, tahun ini pihaknya menerima 140 siswa untuk masing masing kelas di isi 36 siswa. “Tahun ini kita ada empat kelas untuk kelas I,” ucapnya.

Untuk sistem pembelajarannya sendiri, SDN SBM Suryakencana menggunakan kurikulum 2013 sehingga sekolah akan lebih intensif untuk lebih dekat dengan siswa-siswanya. Hal tersebut untuk membangun kualitas pembelajaran sebagai salah satu sekolah unggulan.

Pemandangan serupa juga terlihat di tingkat Taman Kanak-kanak. Salah satunya, di TK Pertiwi Kota Sukabumi. Puluhan orang tua siswa baru ikut berbaris ketika anak-anaknya mau masuk ke dalam ruangan kelas. Bahkan, tidak sedikit yang ikut masuk ke dalam ruangan kelas, karna anaknya tidak mau terpisahkan.

“Seperti orang tua ikut sekolah jadinya. Anak-anak masih malu dan takut ketemu dengan orang-orang baru. Jadi orang tua harus ikut berbaris menemani anak-anaknya.” ujar salah satu orang tua siswa baru TK Pertiwi Kota Sukabumi, Ema Sukmawati.