BERITA UTAMA

LSI :  Simulasi Sosialisasi Pemilu 2024 Radar Bogor Group Bisa Dijadikan Acuan Opini Publik

×

LSI :  Simulasi Sosialisasi Pemilu 2024 Radar Bogor Group Bisa Dijadikan Acuan Opini Publik

Sebarkan artikel ini
Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Adrian Sopa mengapresiasi Simulasi dan Sosialisasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan Radar Bogor Group di 14 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat pada Selasa (12/12/2023).
Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Adrian Sopa mengapresiasi Simulasi dan Sosialisasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan Radar Bogor Group di 14 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat pada Selasa (12/12/2023).

BOGOR —  Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Ardian Sopa mengapresiasi Simulasi dan Sosialisasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan Radar Bogor Group di 14 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat pada Selasa (12/12/2023).

Ia berpendapat data yang dihasilkan dari simulasi tersebut menarik. Karena melibatkan begitu banyak responden. Hal itu menurutnya bisa dijadikan acuan minimal untuk membaca opini publik yang berkembang.

Bank bjb Tandamata

“Terutama karena menggunakan simulasi kertas suara. Sejauh yang saya amati dari berbagai lembaga survei, belum semua menggunakan surat suara. Jadi ini bisa menjadi nilai tambah,” ujar pria yang juga Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada Rabu (20/12).

Menurut pengamatannya, simulasi yang digunakan Radar Bogor Group berbeda dengan metodologi yang biasa digunakan LSI Denny JA dalam 20 tahun terakhir, yakni multistage random sampling. Metodologi yang diterapkan Radar Bogor Group tergolong simple random sampling.

Ia berpandangan, data atau hasil simulasi yang dikeluarkan tidak bisa seluruhnya diklaim mewakili populasi di Jawa Barat karena digelar di 14 Kabupaten Kota. Namun hasil itu bisa menjadi peta suara di Kabupaten Kota.

“Ketika metodologinya baru, tidak bisa mengklaim menjadi yang paling unggul. Namun ini patut dicoba karena bisa jadi hasilnya mendekati yang ada. Diserahkan kembali ke masyarakat apakah berkesuaian atau tidak, dan biarlah mahkamah waktu dan mahkamah sejarah yang membuktikan ini,” ucap Adrian.

Jika dibandingkan dengan survei yang diselenggarakan LSI Denny JA di waktu yang berdekatan, hasil simulasi yang digelar Radar Bogor Group menunjukkan beberapa kesamaan. Terutama pada urutan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.

Hasil dari survei LSI Denny JA dan Radar Bogor Group sama-sama menempatkan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 di posisi pertama, nomor urut 1 ditempat kedua, dan nomor urut tiga jadi yang paling bontot.