BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Dua Wisatawan Asal Tengerang Digulung Ombak Pangumbahan Sukabumi

×

Dua Wisatawan Asal Tengerang Digulung Ombak Pangumbahan Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Warga dan nelayan saat hendak mengevakuasi korban laka laut yang selamat dari gelombang pasang pantai Pangumbahan, tepatnya di wilayah Konservasi Penyu Pangumbahan sekitar Pos 2, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Jumat (7/8).

CIRACAP – Keindahan pantai Selatan Sukabumi kembali menelan korban jiwa. Kali ini, satu dari dua wisatawan asal Tengerang Selatan telah terseret ombak di Pantai Pangumbahan, tepatnya di wilayah Konservasi Penyu Pangumbahan sekitar Pos 2, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/8).

Koordinator SAR Daerah (Sarda) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri mengatakan, peristiwa yang terjadi sekira pukul 17.45 WIB ini, bermula saat Athalla Nadhif Naufaldy (19) dan Zayyan (18) warga Kebayoran Vilage Bintaro, Sektor 7, Tangerang Selatan, bermain air di pantai tersebut. Namun, tiba-tiba kedua wisatwan ini terbawa gelombang arus.

Bank bjb Tandamata

“Pak Jajang dari Korps SAR Ciracap melaporkan kepada SARDA Kabupaten Sukabumi, terkait laka laut ini.

Jadi saat dua wisatwan ini tergulung ombak, satu diantaranya yang bernama Athalla berhasil menyelamatkan diri. Sementara satu temannya hingga kini belum ditemukan keberadaannya,” kata Okih kepada Radar Sukabumi, Jumat (7/8).

Korban yang selamat dari amukan gelombang pasang itu, telah berhasil ditemukan oleh warga dan nelayan sekitar tidak jauh dengan lokasi Tempat Kejadian Musibah (TKM) dengan kondisi tidak sadarkan diri.

“Saat ditemukan, warga langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Ciracap untuk mendapatkan tindakan medis. Alhamdulilah kondisi korban sekarang sudah mulai membaik,” ujarnya.