BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Dua Wisatawan Asal Tengerang Digulung Ombak Pangumbahan Sukabumi

×

Dua Wisatawan Asal Tengerang Digulung Ombak Pangumbahan Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Warga dan nelayan saat hendak mengevakuasi korban laka laut yang selamat dari gelombang pasang pantai Pangumbahan, tepatnya di wilayah Konservasi Penyu Pangumbahan sekitar Pos 2, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Jumat (7/8).

Berdasarkan assessment petugas dilapangan, sebelum kejadian seluruh wisatawan telah dihimbau oleh petugas penjaga pantai dan petugas SAR untuk meningkatkan kewaspadannya pada saat bermain air.

Seperti menaati peraturan petugas pantai dan tidak bermain air ke tengah laut. Namun, sayang himbauan tersebut dinilai tidak diindahkan. Sehingga kedua wisatawan tersebut tergerus tingginya gelombang pasang.

Bank bjb Tandamata

“Mereka tenggelam saat bermain air di pantai tersebut, karena posisi air sangat tinggi di laut lepas dengan ketinggian gelombang sekitar 2,5 meter sampai empat meter, sehingga mereka langsung terbawa arus,” paparnya.

Petugas gabungan terdiri dari Polsek Ciracap, Satpol Airud Pos Ujung Genteng, Koramil Ciracap/Surade, Satpol PP Ciracap, Pos SAR Ciracap, BALAWISTA POS Pangumbahan, Rajawali Sukabumi Selatan, RAPI Lokal 06 Sukabumi Selatan, FKPPI Rayon Ciracap, FKPM Sigap Bencana, BPBD P2BK Ciracap, telah berupaya mencari keberadaan korban.

Namun hingga saat ini belum juga ditemukan.

“Korban atas nama Zayyan belum ditemukan dengan ciri-ciri memakai celana pendek warna krem. Insya Allah besok 08 Agustus 2020 , dilanjutkan kembali operasi SAR,” pungkasnya. (Den)