SUKABUMI — Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang menerjang wilayah Kecamatan Simpenan, Rabu (22/7), memicu serangkaian gangguan yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Sejumlah pohon tumbang menimpa jaringan listrik hingga merobohkan tiang listrik di dua lokasi berbeda. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua sempat lumpuh, aliran listrik padam, dan sebuah rumah warga mengalami kerusakan.
P2BK Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Kampung Cimapag, Desa Loji. Hembusan angin kuat membuat sebuah pohon tumbang dan menghantam kabel listrik hingga menyebabkan tiang roboh melintang di badan jalan. “Kondisi itu langsung memicu antrean kendaraan dari dua arah. Pengendara terpaksa menghentikan laju kendaraan karena badan jalan tertutup material pohon dan tiang listrik,” ungkapnya.
Petugas PLN, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, pemerintah desa, serta warga sekitar bergerak cepat menyingkirkan material sehingga sekitar pukul 14.00 WIB arus lalu lintas kembali normal. Namun, belum lama situasi kondusif, kejadian serupa kembali terjadi. Sekitar pukul 17.30 WIB, angin kencang merobohkan pohon di Kampung Pamipiran, Desa Sangrawayang. Pohon tersebut kembali menimpa jaringan listrik hingga merobohkan tiang.
Akibat kejadian kedua, pasokan listrik di sebagian wilayah Desa Sangrawayang terputus. Sebuah rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap depan, sementara akses jalan desa menuju Kampung Pamipiran sempat tertutup material pohon tumbang.





