Kecamatan Citamiang

Manfaatkan Lahan Pekarangan, Ciptakan Suasana Asri, Sejuk, dan Sehat

Kelurahan Citamiang , Kecamatan
Citamiang

Satu inovasi kreatif yang diciptakan pihak Kelurahan Citamiang yaitu pemanfaatan lahan pekarangan bertujuan untuk mendukung Visi Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi menuju Sukabumi Religius, Nyaman dan Sejahtera (Renyah).

Laporan Hiti Robiah

Kelurahan Citamiang memiliki luas wilayah 46,30 Ha. Dengan pembagian wilayah Pemerintah Kelurahan Citamiang nya sebanyak tujuh RW dan 42 RT. Kelurahan Citamiang dipimpin oleh Lurah Citamiang, Asep Sobaryamah.

Dalam Mendukung Visi Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi yang ingin Mewujudkan Pemerintah Kota Sukabumi Religius, Nyaman, dan Sejahtera (Renyah).

Asep mengatakan salah satunya menciptakan kesejukan, kenyamanan dalam suasana bersih, sehat, indah, dan asri pada di tiap rumah warga maka dilahirkan inovasi pemanfaatan lahan pekarangan rumah warga.

Namun, lanjut Asep, suasana ini tidaklah mudah dirasakan setiap warga seiring bertambahnya anggota masyarakat serta kemampuan ekonomi pada yang umumnya semakin tidak terukur.

Sehingga, berdampak pada lahan pekarangan yang dimiliki setiap rumah masyarakat menjadi sempit. Bahkan, terpaksa tinggal di rumah yang tidak ada halaman atau pekarangan.

“Ini bukanlah inovasi atau kreasi baru.

Karena, pada umumnya setiap lingkungan kehidupan masyarakat. Hal ini sudah diprogramkan dan diharapkan sejak lama,” bebernya.

Sehingga, pemanfaatan pekarangan untuk ditanami tanaman sayur, obat, ataupun buah dikatakan Asep, masyarakat bisa memanfaatkan polibek atau pot yang ditaro pada area depan rumah.

“Bisa juga pot yang digantung di teras rumah sekaligus untuk hiasan rumah, dan mempercantik suasana rumah,” ujarnya. Selain itu, Asep menerangkan ihwal rencana pemanfaatan lahan hibah.

Ia menerangkan pihaknya menyiapkan lahan berukuran 4 meter x 4 meter untuk dibangun gedung serba guna bagi warga Kelurahan Citamiang.

“Sebidang tanah dihibahkan warga RT 07 RW 03. Nantinya gedung tersebut bisa digunakan sebagai posyandu, rapat atau pertemuan warga/pemuda, serta kegiatan kemasyarakatan lain,” pungkasnya.(cr5/d)

Kompor Bahenol Getek Proses Penyempuranaan

Lurah Citamiang Asep Sobaryamah,S.H menaruh harapan agar pemerintah berkolabirasi dengan inovator dalam penemuan kompor bahan methanol (bahenol).

Dirinya juga berharap pemerintah membantu kelengkapan administrasi dan mendapatkan payung hukum untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

Hal ini diharapkan agar bukan hanya menjadi tanggung jawab kelurahan atau inovator tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami ingin ada sentuhan dinas dan instansi yang bersinergi, serta membantu penyempurnaan terhadap inovasi ini,” ungkapnya.

Selain pemerintah, dirinya berharap ada bantuan pihak lain untuk permodalan, finansial produksi, dan pemasaran, bahan dasar produksi, pelatihan dan bimbingan teknologi mengenai dampak, dan pengamanan, sama, atau tempat produksi, dan lainnya.(cr5/s)

Tags

Tinggalkan Balasan