JAWA BARATSUKABUMI

48 Pemabuk Jadi ‘Tumbal’ Oplosan

SUKABUMI – Dalam kurun waktu empat hari korban tewas setelah mengonsumsi minuman keras oplosan terus berguguran. Tujuh orang di Kabupaten Sukabumi dinyatakan tewas dan untuk yang dirawat pun, pihak RS BLUD Palabuhanratu mencatat ada 17 pasien.

Untuk diketahui, tujuh korban yang tewas itu yakni, Erik (52) warga Gunungsumping, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Damindra (32) warga Kampung Cipatuguran Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Hendrik (29) warga Kampung Camara, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Rohmana (35) warga Kampung Babakananyar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Rizal (22) warga Kampung Stasion Cibadak, Dewo Prabono (25) warga Kampung Gunungbutak, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu dan Yopi warga Cikelat.

Sekedar informasi, korban tewas karena diduga mengkonsumsi miras oplosan tak hanya di Sukabumi.

Data yang dihimpun radarsukabumi.com, dari 4 rumah sakit di Jawa Barat ada 158 pasien mendapat penanganan medis setelah mengonsumsi minuman keras oplosan, 48 pasien di antaranya meninggal dunia.

1. RSUD Palabuhanratu 17pasien 7 di antaranya meninggal dunia

2. RSUD Cicalengka 94 pasien 31 di antaranya meninggal dunia

3. RS AMC Cileunyi 21 pasien 7 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

4. RSUD Majalaya 26 pasien 3 dinyatakan meninggal dunia.

 

Selasa (10/4/2018). (*)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close