SUKABUMI – 200 santri Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi menggelar pengajian secara on the street yang dipusatkan di depan Balai Kota Sukabumi, kemarin. Kegiatan ini dilakukan seraya menunggu waktu berbuka puasa.
Dari pantauan Radar Sukabumi, ngaji on the street dimulai pukul 13.30 WIB. Para santri duduk rapi di trotoar. Dengan komando, mereka pun memulai membaca Alquran secara bersamaan.
Rencananya, program mengaji ini akan dilaksanakan di beberapa titik publik, seperti di rumah sakit, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Kodim dan di tempat umum lainya.
“Program ngaji ini merupakan inovasi pesantren kami, agar masyarakat yang melihat dapat termotivasi untuk rajin membaca Alquran. Ini rutin kami lakukan,” ujar pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Fajar Laksana kepada Radar Sukabumi.
Lanjut Fajar, mengisi waktu ngabuburit dengan ikut mengaji, tentunya lebih bermanfaat ketimbang kegiatan lainnya. Pasalnya, saat ini kadang ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa dengan cara main game maupun jalan-jalan.
“Sekarang ada kegiatan ngabuburit yang bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, yakni ngaji on the street. Insya Allah akan mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT,” sahutnya.



