Ide ini saya dapat minggu lalu. Dari forum mahasiswa Indonesia di Taiwan. Yang mengundang saya mampir ke kampus mereka: National Central University. Satu jam dari hotel saya di Taipei.
Di forum itu saya sudah siap ditanya soal politik. Pilpres. Pemilu. Pilih satu atau dua. Seperti kalau saya menghadiri forum mahasiswa di kampus-kampus. Di berbagai kota.
Tetapi di Taiwan itu beda. Semua pertanyaan ternyata mengenai bisnis. Memulai bisnis. Apa yang salah dengan bisnis baru mereka. Dan bagaimana mengembangkan usaha.
Padahal studi mereka tidak di bidang bisnis. Yang paling banyak ilmu komputer. Teknik mesin. Elektro. Hanya satu yang studi filsafat. Mungkin pengin jadi seperti Rocky Gerung.
Begitu banyak yang hadir. Melebihi yang di Lebanon, Turki maupun di beberapa kota di Amerika.
Mereka juga kompak. Salat asar berjamaah dulu. Baru acara. Mereka membanggakan NCU: Islam friendly. Ada mushala di tiap departemennya.
Saya lantas mikir bagaimana bentuknya. Mungkin saja bentuk rubrik baru itu berupa tanya jawab bisnis. Bagi pemula. Atau membahas kasus bisnis kecil. Terserah saja.
Taiwan adalah contoh negara maju yang berbasis usaha kecil. Dan menengah. Yang membuat Taiwan berbeda dengan Korea. Atau Jepang.
Tapi di ultah besok mungkin saja saya berubah pikiran. Bisa terbawa emosi Stand UP Sharing besok.
Mungkin juga tidak usah ada rubrik baru itu. Mungkin yang lain lagi saja. Ada sumbangan ide? Dan aspirasi?
Tetap saja di ultah besok saya harus bersyukur. Alhamdulillah. Bisa konsisten. Satu tahun tanpa absen.
Oh DI’s Way.
Lahir tanpa disengaja.
Ulang tahun bisa tanpa kejutan apa-apa.
(***)



