Lebih lanjut dirinya mengatakan, kemudian setelah itu dijabarkan mejadi empat misi diantaranya membangun sumber daya manusia yang sehat, terdidik dan berdaya saing, meningkatkan kualitas infrastruktur yang berbasis lingkungan, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis keluarga dan meningkatkan pengalaman nilai nilai, agama, sosial dan budaya.
Untuk misi yang pertama membangun sumber daya manusia yang sehat, terdidik dan berdaya saing artinya adalah untuk menyadari bahwa Kota Sukabumi ini tidak memilki sumber daya alam (SDA) makanya harus menggenjot Sumber daya Manusia (SDM).
Maka dari itu dirinya sudah mempersiapkan 50 program unggulan yang didalamnya terdapat program untuk meningkatkan SDM di Kota Sukabumi agar masyarakatnya sehat sehat terdidik dan berdaya saing.

foto: ist
“Seperti sebelumnya yang saya bilang, bahwa salah membajak sawah itu hanya rugi satu musim, tapi salah mengelola bangsa akan merusak satu generasi. Untuk itu rakyat salah menentukan sikap dalam memilih pemimpin gagal satu generasi atau minimal lima tahun. Maka kata kunci kualitas SDM itu Ruhnya yakni pendidikan,”terang Ketua DPC Partai NasDem Kota Sukabumi tersebut.
Saat ini, potret pendidikan jika dilihat rata lama sekolah itu sampai 2016 masih diangka 11,72 tahun padahal gebyarnya atau di proklamirkannya sudah lama. Padahal saat kepemimpinan Mulyono dulu tuntas wajib 12 tahun.
Artinya untuk mengejar angka sampai ke 12 tahun itu begitu sulit, belum lagi angka tidak sekolahnya. Tapi itu melek huruf di Kota Sukabumi sudah sampai 100 persen.
