POLITIK

IPR : Aktivis Cipayung Plus Dinilai Telah Menggadaikan Nalar Kritis

×

IPR : Aktivis Cipayung Plus Dinilai Telah Menggadaikan Nalar Kritis

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo saat menjamu aktivis di Istana/Net

JAKARTA — Pertemuan simpul-simpul organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Rabu (23/3), terus menuai kritik. Apalagi, kelompok Cipayung Plus sempat memuji-muji kepemimpinannya Presiden Jokowi dan menyambut baik program pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai wajar apabila ada spekulasi politik dari masyarakat terkait pertemuan Cipayung Plus dengan Jokowi dan Listyo Sigit di Istana Negara.

Bank bjb Tandamata

Namun yang patut disayangkan, kata Ujang, pujian terhadap pemerintahan Presiden Jokowi hingga program IKN yang dikritisi sejumlah aktivis hingga ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) disambut baik Cipayung Plus itu akan dinilai oleh publik bahwa nalar kritis mahasiswa mulai tergerus.

“Publik akan menilai aktivis itu menggadaikan nalar kritis dan idealismenya,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL (jaringan Radar Sukabumi), Jumat (25/3).