POLITIK

IPR : Aktivis Cipayung Plus Dinilai Telah Menggadaikan Nalar Kritis

×

IPR : Aktivis Cipayung Plus Dinilai Telah Menggadaikan Nalar Kritis

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo saat menjamu aktivis di Istana/Net

Seharusnya, lanjut Ujang Komarudin, Kelompok Cipayung Plus menggunakan momentum bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara untuk menyampaikan apa yang saat ini diderita oleh rakyat.

Bank bjb Tandamata

“Mulai dari kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng, soal klaim big data 110 juta Menko Marvest tentang perpanjangan masa jabatan Presiden, lalu ada kriminalisasi terhadap banyak aktivis kritis seperti yang menimpa Haris Azhar dan Fatia,” kata dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

“Harusnya isu-isu krusial yang dirasa rakyat yang harus disampaikan ke Presiden Jokowi,” pungkasnya.