SUKABUMI — Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa sampai saat ini Golkar masih membuka pintu koalisi bagi parpol lain yang ingin bersama-sama di Pilkada 9 Desember Mendatang.
“Saat ini kan yang paling intens komunikasi itu PKS dan Golkar, diluar itu juga kami persilahkan. Karena sampai hari ini Golkar masing membuka komunikasi dengan semua parpol yang belum menentukan sikap, intinya Golkar tidak menutup diri dengan dari parpol manapun, “jelas Budi Azhar saat Dialog dengan redaksi Radar Sukabumi, Rabu (17/07).
Menurutnya hingga sampai ini Golkar berkomunikasi baik diluar partai PKS dan Demokrat yang sudah memberikan sinyal berkoalisi, artinya Golkar membuka diri seperti dengan PAN dan Gerindra jika memang ada kesefahaman dalam membangun Kabupaten Sukabumi kedepan.
“Ya dengan partai lain seperti PAN dan Gerindra kita jalin komunikasi, karena pada intinya hasil akhir koalisi sukses itu berdasarkan hasil dari keputusan DPP masing-masing, didaerah hanya beriktiar saja, jika DPP sudah memutuskan didaerah mau tidak mau harus setuju meski tidak keputusannya tidak sesuai keinginan, “terangnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, terbentuknya koalisi tentunya diawali dengan penjajakan dan komunikasi politik diderah, dengan demikian harus diciptakan dulu kesefahaman diantara calon partai koalisi kemudian dibawa ke tingkat Provinsi dan pusat, jika memang satu tujuan maka akan mudah mendapatkan restu. Pasalnya, DPP juga akan mempertanyakan dulu calon koalisi tentang peluang kemenangan dan stategi yang akan dijalankan.
“Koalisi itu harus diawali dari saling memahami kemudian saling mengerti dan memiliki tujuan sama baru terjadi koalisi hingga kedepan apa yang menjadi tujuan tercapai dengan mudah tanpa ada gangguan di internal, “tukasnya. (hnd)






