SUKABUMI – Sri Ranti (24) atlet panahan asal Kecamatan Sukaraja, berhasil meraih medali perak dan perunggu saat berlaga di ajang bergengsi pesta olahraga Asia Tenggara, 30th Sea Games 2019 yang diselenggarakan di Filipina.
Kepala Seksi (Kasi) Olahraga Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga, Anita Mulyanti mengatakan, Sri Ranti berhasil meraih dua medali perak saat bertanding di babak final melawan Tim Thailand dengan nomor women compound team. Sementara untuk medali perunggu, Sri Ranti mengalahkan lawannya dari Malaysia denga nomor mixed compound team.
“Alhamdulillah, atlet panahan yang berasal dari Kabupaten Sukabumi telah menyumbangkan dua medali,” jelas Anita kepada Radar Sukabumi, kemarin (9/12).
Lebih lanjut ia menjelaskan, Sri Ranti telah meraih dua medali tersebut pada final di laga team putri dan mix. Seperti pada perlombaan tingkat dunia ini, Indonesia telah menerjunkan tim atlet andalannya untuk melawan tim dari Thailand.
“Saat itu, Sri Ranti telah berpasangan dengan Yurike Nina Bonita Pereira dan Triya Resky Adriyani untuk melawan tim dari Thailand. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kerjasam tim, akhirnya mereka berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 217,” ujarnya.
Sementara pada nomor mixed compound team, Sri Ranti berpasangan dengan Prima Wisnu Wardhana. Mereka berhasil mengalahkan lawannya dari Malaysia dengan skor 152-150. “Sri Ranti ini, merupakan atlet nasional. Jadi, tidak heran bila saat bertanding dengan timnya ia bisa mengalahkan lawannya,” timpalnya.
Selain Sri Ranti, sambung Anita, terdapat empat atlet asal Kabupaten Sukabumi yang saat ini tengah berlaga di ajang perlombaan tingkat dunia itu. Diantaranya, Bagas (24) atlet bola tangan asal warga Kecamatan Palabuhanratu, Saeful Rahman (34) atlet bola tangan asal warga Kecamatan Surade, Sani Rizki Fauzi (24) atlet sepak bola asal warga Kecamatan Cicurug dan Ayu Danita Herista (24) atlet Floorball asal warga Kecamatan Kabandungan.
“Dari semua atlet ini, Sri Ranti yang merupakan atlet panahan yang baru menyumbangkan dua medali untuk Indonesia,” imbuhnya.
Menurut Anita, perjuangan para atlet ini perlu diapresiasi. Pasalnya untuk meraih juara, tentu bukan lah hal mudah. Terlebih lagi, perlombaan tersebut diikuti oleh para atlet unggulan yang ada di setiap negara. Sebab itu, ia berharap dengan keberhasilan ini, menjadi contoh bagi seluruh atlet yang ada di Kabupaten Sukabumi supaya terus berlatih agar mampu mengukir pretasi.
“Alhamdulillah, keberhasilan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi warga dan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi. Tentunya, dengan perolehan medali ini, nama Sukabumi menjadi harum di mata dunia,” pungkasnya. (den/t)






