SUKABUMI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi mulai memperketat kesiapan kontingennya, menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang akan digelar November mendatang.
Dengan tagline BERANI JUARA ( Bersama Meraih Prestasi dan Harmoni), KONI menggelar tes fisik dan kebugaran massal bagi para atlet di SMAN 1 Kota Sukabumi, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Minggu (12/7) ini, menyasar total 430 atlet Kota Sukabumi yang sebelumnya telah dinyatakan lolos Babak Kualifikasi (BK) Porprov.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemenangan Porprov Kota Sukabumi, Ganjar Ramdani Saputra, menjelaskan bahwa tes fisik ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat kerja KONI, sekaligus menjadi instrumen penting untuk filterisasi akhir para atlet.
“Langkah ini wajib dilakukan terkait optimalisasi anggaran juga. Sebab anggaran kita terbatas, sehingga hasil tes fisik ini akan menjadi penunjang, sekaligus melihat bentuk keseriusan atlet. Dari sini, mungkin akan ada beberapa atlet yang dilakukan evaluasi,” ujar Ganjar di sela-sela kegiatan, Sabtu (11/7).
Diterangkan dia, pada pelaksanaan hari pertama, panitia memfokuskan pemeriksaan pada rumpun cabang olahraga (cabor) beladiri dan artistik dengan mengundang sebanyak 220 atlet.

Rinciannya, 95 atlet kategori beladiri menjalani enam jenis tes khusus, sementara kelompok artistik melakoni empat kategori tes.
Adapun sejumlah instrumen pengujian yang diterapkan dalam lini sirkuit tes fisik ini meliputi Multistage Fitness Test (bip tes), Wall toss, Antropometri, Sit and reach, Vertical jump, Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST), T-test, Plank, hingga Hand grip.
“Berdasarkan kesepakatan internal sebelumnya, atlet yang berhasil menembus posisi lima besar pada hasil BK akan otomatis diberangkatkan ke Porprov Jabar. Kendati demikian, kebugaran fisik dan kehadiran dalam tes ini tetap menjadi parameter mutlak keseriusan sang atlet,” terang Ganjar.
Ganjar menambahkan, dari seluruh total undangan pada hari pertama, dilaporkan tidak semua atlet dapat hadir di lokasi karena berbagai alasan tertentu.
Untuk itu, bagi para atlet yang mangkir atau berhalangan hadir pada rangkaian tes fisik terjadwal ini, diwajibkan untuk segera melayangkan surat keterangan resmi kepada pihak KONI.
“Bagi atlet yang tidak mengikuti tes hari ini, mereka diminta bersurat resmi dan nantinya akan dilakukan peninjauan ulang secara khusus oleh tim,” pungkas Ganjar. (why)





