Agus Jabo meminta mahasiswa tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi ikut terlibat dalam perjuangan nyata.
“Saya ingin melihat bukti bahwa kalian adalah tokoh-tokoh yang akan berjuang di depan dan menggantikan senior-seniornya untuk menyelamatkan bangsa dari imperialisme, oligarki, dan para koruptor,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa rakyat harus berada di garis depan untuk menjaga program kerakyatan pemerintah.
“Yang bisa melindungi program-program kerakyatan presiden hanya rakyat. Oligarki terlalu kuat, kalau rakyat tidak ikut di depan, program-program itu vivere pericoloso,” pungkasnya.
Acara ini turut menghadirkan beberapa narasumber, termasuk perwakilan organisasi mahasiswa dan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier.(*)






