KOTA SUKABUMI

Tingkatkan Minat Baca, Dispusipda Kota Sukabumi Dorong Kelurahan Hadirkan Perpustakaan

×

Tingkatkan Minat Baca, Dispusipda Kota Sukabumi Dorong Kelurahan Hadirkan Perpustakaan

Sebarkan artikel ini
Perpustakaan Kota Sukabumi
Sejumlah masyarakat saat mengunjungi di Dispusipda Kota Sukabumi, Senin (3/2).

SUKABUMI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi, bakal berupaya mendorong kelurahan untuk memiliki ruang perpustakaan. Pasalnya, saat ini baru 13 kelurahan yang sudah memiliki fasilitas ruang baca untuk masyarakat.

Kepala Dispusipda Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni mengatakan, Dispusipda Kota Sukabumi terus bakal mendorong agar tempat baca masyarakat dapat hadir disetiap kelurahan.

Bank bjb Tandamata

“Insya Allah di tahun ini, kita dorong semua kelurahan agar bisa membuat perpustakaan, kita juga akan memfasilitasi buku dan rak nya, bantuan hibah dari perpustakaan nasional,” kata Galih kepada wartawan, Senin (3/2).

Lanjut Galih, dengan adanya hibah koleksi buku dan raknya dari perpustakaan nasional, bisa mengkoordinir kebutuhan untuk semua Kelurahan yang belum memiliki perpustakaan. Bukan hanya itu, Dispusipda juga sudah berkoordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) untuk mengumpulkan semua lurah.

“Alhamdulillah antusias dari lurah menyambut baik untuk mendirikan perpustakaan di kelurahan. Apalagi setiap tahun ada produk hukum Pemkot Sukabumi yang nantinya bisa disimpan di perpustakaan untuk informasi bagi masyarakat,” paparnya.

Menurutnya, keberadaan perpustakaan di 13 kelurahan yang sudah berjalan, manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, beberapa perpustakaan kelurahan yang aktif diantaranya, Kelurahan Cisarua dan Kelurahan Cikundul selalu ada kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Sementara, jumlah koleksi buku yang dimiliki Dispusipda saat ini sekitar 33 ribu judul, sedangkan jumlah eksemplarnya ada 91 ribu. Melihat dari standar kebutuhan sudah tercukupi, akan tetapi ada kebijakan dalam setiap tahunnya, harus ada penambahan buku minimal 2 persen dari jumlah koleksi yang ada,” tuturnya.

Disinggung soal buku mana saja yang paling diminati masyarakat, Galih menuturkan semua berdasarkan segmentasi, seperti remaja lebih kepada buku novel, kalangan anak-anak lebih ke buku dongeng, komik dan cerpen (cerita pendek). “Jenis koleksi buku lebih ke fiksi yang paling banyak diminati masyarakat untuk kalangan remaja dan orang tua juga,” pungkasnya. (Bam)