SUKABUMI – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Panca Waluya tingkat SMA, SMK, dan MAN di Kota Sukabumi ditutup dengan kegiatan bertema lingkungan melalui Aksi Ekologi yang digelar di Lapangan Suryakencana (Sugema) dan Hutan Kota Citamiang, Selasa (22/7). Sebanyak 180 siswa dari 11 sekolah terlibat langsung dalam aksi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ketua MKKS SMA Negeri Kota Sukabumi, Ceng Mamad, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program tematik MPLS Panca Waluya yang dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Barat. “Untuk tingkat KCD Wilayah V, khususnya Kota Sukabumi, aksi ekologi menjadi penutup MPLS sekaligus sarana pendidikan karakter bagi siswa,” ujarnya.
Tiga kegiatan utama dilakukan dalam aksi ini. Pertama, aksi bersih-bersih lingkungan dengan memilah sampah organik dan anorganik. Sampah plastik dipisahkan untuk penanganan lebih lanjut, sementara sampah organik dirapikan agar dapat terurai secara alami. Kedua, aksi anti-vandalisme dengan membersihkan fasilitas umum di Lapangan Sugema yang dipenuhi coretan, sekaligus melakukan pengecatan ulang. Ketiga, penanaman pohon di Hutan Kota Citamiang sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan.
“Anak-anak diajak memahami bahwa vandalisme adalah perbuatan tidak baik. Walaupun bukan mereka yang melakukan, bisa jadi pelakunya sesama pelajar. Karena itu mereka diajak ikut memperbaiki dan menjaga fasilitas umum agar tetap nyaman digunakan bersama,” jelas Ceng Mamad.





