SUKABUMI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, memastikan stok blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama satu bulan ke depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdukcapil Kota Sukabumi, Tantan Hardiansyah mengatakan, hingga saat ini jumlah blangko e-KTP yang tersedia sebanyak 3.900 keping. “Rata-rata kebutuhan pencetakan e-KTP di Kota Sukabumi setiap harinya berkisar antara 150 hingga 200 keping. Jadi jika dihitung, stok yang ada sekarang masih cukup aman untuk melayani permohonan pembuatan e-KTP hingga empat minggu ke depan,” kata Tantan kepada wartawan, Rabu (21/5).
Ia menegaskan, informasi ini penting untuk diketahui publik guna menghindari kepanikan atau kesalahpahaman, terutama bagi warga yang tengah membutuhkan dokumen kependudukan untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, maupun pelayanan publik lainnya. Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Disdukcapil Kota Sukabumi juga secara rutin menginformasikan ketersediaan stok blangko melalui media sosial resmi, seperti Instagram dan Facebook.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan terkini. Dengan begitu, jika ada kekosongan atau keterbatasan stok blangko, masyarakat dapat mengetahuinya secara langsung tanpa harus datang ke kantor,” ujarnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses informasi terkait pelayanan administrasi kependudukan. “Apabila stok blangko menipis hingga menyentuh ambang batas minimal, yakni 500 keping, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri,” bebernya.
Sesuai arahan pemerintah pusat, ketika stok blangko di daerah mulai menipis, kami diberi kewenangan untuk mengambil langsung ke kementerian. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena kami selalu siaga dan responsif,” tegasnya.






