Pemkot Sukabumi Kembali Raih Penghargaan WTP

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi didampingi Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada saat menerima penghargaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia

CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi kembali meraih penghargaan dari pemerintah pusat atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan tahun 2021 dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) yang diserahkan di Balaikota Sukabumi, Rabu (2/11).

Selain itu Kota Sukabumi meraih penghargaan atas capaian opini WTP minimal 5 kali berturut turut untuk laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2017 sampai dengan 2021. Di mana Kota Sukabumi meraih WTP sebanyak delapan kali berturut-turut.

Bacaan Lainnya

Penghargaan berupa piagam dan plakat dari Menteri Keuangan Republik Indonesia ini disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jabar Abdul Rahman kepada Walikota Sukabumi Achmad Fahmi yang didampingi Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada.

“Penghargaan jadi semangat bagi kami untuk terus mempertahankan laporan penyajian keuangan sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi. Bukan hanya sekedar WTP, akan tetapi dampak anggaran kepada masyarakat sebagaimana pesan yang disampaikan pemerintah pusat.

Fahmi juga memohon maaf apabila dalam pengelolaan keuangan dari pemda ada yang belum sesuai diharapkan pemerintah pusat. Namun pemda senantiasa berupaya dalam perjalanan pemerintah menjalankan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan.

“Komitmen kami semua jaga amanah yang diberikan kepada pemerintah daerah agar dapat tersampaikan kepada masyarakat sesuai aturan yang berlaku, “ungkap Fahmi. Selain dua penghargaan itu dalam rakor pengendalian inflasi daerah disebutkan Kota Sukabumi menjadi yang terbaik dalam penyerapan anggaran.

Bahkan pada 2021 dapat prestasi lima besar penyerapan anggaran terbaik nasional. Intinya sejumlah penghargaan ini memotivasi perbaikan dalam pengelolaan keuangan negara dengan menjalin kerjasama dan kolaborasi jadi kata kunci termasuk silaturahmi.

Sehingga kata Fahmi, amanat yang disampaikan melalui pemda dapat dituntaskan dengan baik. Di sisi lain dengan berupaya memperbaiki kekurangan dalam pengelolaan keuangan negara.

Kepala Bidang Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Jabar Abdul Rahman mengatakan, penghargaan ini terkait kinerja laporan keuangan Pemkot Sukabumi meraih opini WTP BPK untuk 2021.

Selain itu penghargaan atas 8 kali berturut turut tanpa ada jeda meraih WTP mulai tahun 2014. ” Maksud kedatangan kami adalah sampaikan amanah Menteri Keuangan sehubungan kinerja laporan keuangan dan pelaksanaan anggaran menurut opini BPK mendapatkan opini terbaik,” kata dia.

Berharap jadi penyemangat dan pendorong untuk terus mempertahankan kondisi tersebut. Abdul berpesan jangan hanya jadi tujuan akhir WTP), tapi bagaimana kjnerja APBD yang disinergikan dengan APBN memberi dampak posjtif peningkatan ekonomi warga.

Di mana, dana yang tersalurkan pemerintah dari pajak dan bantuan mempunyak dampak positif pada perekonomian. “Kami apresiasi pemkot, meskipun dalam kondisi berat pandemi Covid, berdampak pada sosial ekonomi. Namun pemkot masih bisa memberikan akuntabilitas dalam laporan keuangan,” imbuh Abdul.

Dalam artian dengan kondisi darurat, Pemkot Sukabumi tetap baik dalam pengelolaan keuangan daerah dengan diterimanya opini WTP. Pemerintah pusat mengucapkan terimakasih karena bukanh al yang mudah dengan kondisi ini bisa tumbuh.

“Semoga ke depan bisa lebih baik lagi, dirjen pembendaharaan memberikan edukasi dan kerjasama dalam pengelolan keuangan lebih baik. Misalnya dana BOS di Sukabumi berjalan dengan baik samlai langsung ke masyarakat tanpa menunggu lama termasuk DAK fisik,” pungkasnya. (*/cr4/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *