Gandeng SCH, Disporapar Kota Sukabumi Luncurkan Ramadan Classroom

  • Whatsapp
Suasana saat zoom meeting peluncuran Ramadan Classroom yang dihadiri Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

SUKABUMI– Sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu andalan dalam pembangunan perekonomian nasional. Perkembangan industri kreatif yang cukup pesat, menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi dan sumber daya manusia yang ada di bidang industri kreatif, khususnya yang digerakkan oleh anak muda, baik generasi milenial maupun generasi Z.

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi berupaya meningkatkan taraf ekonomi kreatif lokal Kota Sukabumi, salah satunya dengan peluncuran Ramadan Classroom yang merupakan Sukabumi Creative Hub dan Disporapar Kota Sukabumi.

Bacaan Lainnya

“Sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu andalan dalam pembangunan perekonomian nasional, “ujar Manager SCH Rendi Irlian Kamase, Minggu (18/4).

Perkembangan industri kreatif yang cukup pesat, menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi dan sumber daya manusia yang ada di bidang industri kreatif.

Khususnya kata Rendi, yang digerakkan oleh anak muda, baik generasi milenial maupun generasi Z. Sehingga Disporapar Kota Sukabumi dan SCH berupaya untuk meningkatkan taraf ekonomi kreatif lokal Kota Sukabumi.

Demi terwujudnya kemandirian ekonomi kreatif lokal kata Rendi, Sukabumi masih membutuhkan banyak ruang edukasi untuk pengembangan ekonomi kreatif.

Salah satu upaya nyata terkait hal tersebut adalah dengan peluncuran Ramadhan Classroom yang hadir sebagai sarana transfer pengetahuan dan kemampuan pelaku kreatif melalui kelas-kelas daring.

Classroom, ungkap Rendi, merupakan program bincang-bincang dan lokakarya seputar bisnis dan siasat dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. Di mana Classroom bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan teknis di bidang bisnis dan parekraf di Kota Sukabumi.

Program ini diluncurkan dalam upaya menjaga produktivitas masyarakat khususnya para pelajar, pelaku ekraf, dan pelaku UMKM. Sudah berjalan sejak 2020, Classroom tahun ini kembali hadir dengan konsep Ramadhan Classroom dan topik-topik yang lebih menarik.

Pada tahun sebelumnya lanjut Rendi, topik yang diangkat seputar pengembangan diri, industri kreatif dan pengembangan bisnis.

“Masih dengan tujuan yang sama, Ramadhan Classroom tahun ini akan menghadirkan bidang bahasan yang lebih menarik dan relevan di masyarakat, “imbuh dia.

Diantaranya seputar lifestyle, business, hobbies, Pesantren Kilat, dan Bertegur Sapa di Udara. Bertegur Sapa di Udara akan menjadi agenda pertama program Ramadan Classroom sekaligus membuka seluruh rangkaian acara program yang akan berlangsung selama satu bulan ini.

Peluncuran Ramadaan Classroom pada Ahad, akan dihadiri Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, PLT Kadisporapar, Tejo serta bersama 11 tokoh inspiratif Kota Sukabumi dengan tema yang diangkat Gen Z: Dalam Arus Perubahan dan Kekuatan Kota Sukabumi.

Adapun sebelas tokoh inspiratif yang akan berbincang di acara tersebut di antaranya M Nur Rijaldi (founder Frutivez), dr. R. Nawat N. (founder Klinik Tita Medika), Thayyibah Nazlatul Ain (Penggiat Ambu Tingtrim), Ilham Imaduddin (Senior Software Engineer Xendit.co), Tiya Huliyah (Tim BPBD Kota Sukabumi), Rea Qinthara D. (founder & CEO Create-it).

Selanjutnya Dipa (Petani dan Penggiat Sekti Muda), Nidiya Kusmaya (Kriyawan Tekstil), Jonggi Muhammad K. (Young Film Maker), Mentari Putri Novel (Musician), dan Adit Gurnawijaya (Top 6 Master Chef Indonesia). Ramadan Classroom sendiri dikemas dalam tiga bentuk kelas, yaitu Classroom online, Classroom offline, dan Classroom khusus.

Sementara itu dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengapresiasi kegiatan tersebut, sebab di awal Ramadan ini, SCH dan Disporapar kembali melahirkan program unggulan yakni Ramadan Classroom.

Dimana program ini sebagai salah satu upaya dan komitmen pemerintah Kota Sukabumi untuk memajukan ekonomi kreatif ditengah pandemi.

“Adanya pandemi jangan membuat kita lemah tapi harus bangkit dengan kreativitas dan terobosan serta inovasi terbaik, sehingga Kota Sukabumi bisa bangkit dengan kreativitas. Dan ini Ditunjukan dengan lahirnya para pemuda kreatif yang terus berkarya untuk Sukabumi lebih baik,” pungkasnya. (bam/t)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *