Chikungunya Serang 16 Warga Cikole

  • Whatsapp
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati.

CIKOLE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi mencatat selama priode Januari-Maret ada sebanyak 16 kasus Chikungunya terjadi di Kota Sukabumi. Kesemua kasus tersebut terjadi di Kecamatan Cikole yang tersebar di berbagai kelurahan.

“Awal tahun ini, laporan yang baru kita dapatkan baru di Kecamatan Cikole, sedangkan dari wilayah lainnya belum ada,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Dalam mengantisipasi dan menekan penyebaran penyakit tersebut, Dinkes Kota Sukabumi telah meminta setiap kelurahan, terutama di Kecamatan Cikole untuk menggerakan masyarakat setempat laksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Kita telah bersurat kepada pihak Kecamatan Cikole agar menggerakan masyarakat untuk laksanakan PSN. Sedangkan untuk warga yang berada di wilayah lainya diminta untuk bisa menerapkan pola hidup sehat,” terangnya.

Sementara itu, adapun kasus terdekat, yakni adanya sejumlah warga di tiga wilayah Kota Sukabumi di Kelurahan Subangjaya, Selabatu dan Kelurahan Cikole terjangkit Chikungunya.

” Iya yang terbaru ada lima orang warga Kampung Cimanggah RW 02 Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, terserang Chikungunya,” ujarnya.

Ditambahkan dia, sejumlah warga yang terjangkit Chikunguya tersebut dapat dipastikan positif setelah petugas dinkes turun kelapangan.

“Kepastian tersebut diketahui pasca dilakukannya pemeriksaan tim kesehatan setempat,”akunya. Berdasarkan hasil pemantauan, kata Lulis, saat ini kondisi ke lima warga tersebut sudah mulai membaik.

Menurutnya, Chikungunya merupakan penyakit ringan dan tidak menyebabkan kematian.

“Informasinya sudah pada membaik. Terus, chikungunya juga merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya atau self limited disease,” katanya. (bal)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *