KOTA SUKABUMI

Kelurahan Karangtengah Sukabumi Luncurkan Program Laraswati

×

Kelurahan Karangtengah Sukabumi Luncurkan Program Laraswati

Sebarkan artikel ini
Lurah Karangtengah Hary Purnomo
Lurah Karangtengah Hary Purnomo

GUNUNGPUYUH— Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh bakal meluncurkan program layanan proritas untuk masyarakat penuh Simpati (Laraswati). Program ini diperuntukan bagi masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi dan juga taat membayar Pajak Bumi dan Banguan (PBB).

Lurah Karangtengah Hary Purnomo mengatakan. Layanan Laraswati ini sebagai bentuk dari kepedulian dan apresiasi pemerintah kelurahan untuk masyarakat supaya lebih tertib administrasi, dan taat membayar Pajak.

Bank bjb Tandamata

Di mana, warga yang sudah memenuhi persyarakatan akan mendapatkan prioritas, baik dalam hal pelayanan administrasi maupun yang lainnya. “Jadi mirip di perbanka, nantinya kita sediakan tempat khusus untuk pelayanan Laraswari ini,” terang Hary kepada Radar Sukabumi, Selasa (5/4).

Menurut Hary, program ini sudah dilaporkan dan diajukan ke pihak kecamatan. Diharapkan dalam beberapa pekan atau bulan terakhir ini bisa segera direalisasikan dengan melihat situasi saat ini. “Mudah-mudahan segera terealisasi dan kita sudah laporkan juga ke kecamatan,” tambahnya.

Hary mengaku, pihaknya akan terus menggenjot potensi kelurahan dan menciptakan inovasi-inovasi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Meski sambung dia, saat ini anggaran kelurahan yang diterimanya tidak ada kenaikan dari tahun sebelumnya, yakni sekitar Rp 70 juta sampai Rp 80 juta.

“Walau pun anggaran kelurahan tahun ini tidak ada kenaikan, masih sama dengan tahun tahun sebelumnya namun kita dari kelurahan ini memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” akunya.

Masih kata Purnomo, selain anggaran kelurahan dan anggaran Covid-19 yang akan menjadi prioritas pelaksanaan kerja kelurahan tentunya dibantu dengan anggaran P2RW.

Anggaran tersebut ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Di mana pada tahun 2021 sebesar Rp 20 juta, saat ni bertambah menjadi Rp25 juta.

“Kami dari kelurahan akan memanfaatkan anggaran yang ada. Dari dana Kelurahan, anggaran Covid 19 sampai dengan anggaran P2RW yang memang peruntukannya sudah jelas juknak juknisnya,” pungkasnya. (cr1/t)