Jumlah Rutilahu Kian Menurun

CIKOLE – Jumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Sukabumi terus mengalami penurunan. Hal ini seiring dengan digulirkannya sejumlah program oleh pemerintah daerah setempat dalam menekan tingkat indikator angka kemiskinan daerah.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPU-PRP-KPP Kota Sukabumi menunjukan pada tahun 2016 silam jumlah rutilahu mencapai 4.600 unit. Seluruh tempat tinggal tidak layak tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Namun kini, hingga Desember 2017 jumlahnya menurunan menjadi 4.415 unit.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala DPU-PRP-KPP Kota Sukabumi Asep Irawan penurunan jumlah rutilahu itu dipengaruhi program perbaikan rutilahu atau bedah rumah yang dibiayai oleh keuangan pemerintah daerah serta dua sumber keuangan lainnya yakni dari bantua Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang digulirkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Pemerintah daerah selalu berupaya optimal dalam memperbaiki rumah warganya yang masuk dalam kategori tidak layak huni. Hanya saja karena kemampuan keuangan daerah sangat terbatas, maka setiap tahunnya jumlah ruitlahu yang mampu diperbaiki pun sangat sedikit,” kata Asep.

Dikatakannya anggaran untuk memperbaiki butilahu yang bisa ditanggung oleh Pemerintah Kota Sukabumi setiap tahunnya paling banyak hanya 50 unit, bahkan di tahun ini jumlhanya jauh lebih sedikit yang hanya sebanyak 45 unit.

Pos terkait